Sunday, June 7, 2020

Jokowi Cueki Lampung

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Animo Tinggi, DPRD Provinsi Lampung Desak Rapid Test Dipercepat

Radartvnews.com – Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti rapid test covid-19 berdampak membludagnya antrean di kantor Dinas Kesehatan Provinsi...

New Normal, Pariwisata Lampung Berbenah

Radartvnews.com- Pemerintah resmi menerapkan New Normal sebagai sarana mengatasi terpuruknya ekonomi dampak covid 19. Berbagai sektor yang...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 di Lampung: Kasus Positif 141, Sembuh 92

Radartvnews.com- Jumlah kasus positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali mengalami penambahan, hingga jumat 5 juni 2020 terdapat...

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata...

Pernyataan menteri badan perencanaan pembangunan nasional (BAPPENAS), Bambang Brodjonegoro, pada senin lalu mengenai kepastian Kalimantan  yang akan terpilih sebagai  ibu kota negara Indonesia, membuat banyak pihak bertanya-tanya. Seperti yang diungkapkan oleh sekretaris harian tim DKI Lampung, Ary Meizari Alfian. Ia mengaku, secara pribadi sangat prihatin dengan statemen BAPPENAS yang lalu dan diperkuat oleh statement Jokowi.

Saat ditemui di ruang kerjanya di gedung Alfian Husin, IIB Darmajaya Bandar Lampung siang tadi, ia menegaskan bahwa berita diluar sengaja dibuat untuk menggiring opini masyarakat mengenai Kalimantan sudah ditetapkan sebagai ibu kota baru RI.

Namun perlu diketahui bahwa statement Jokowi diimbuhi dengan kalimat lanjutan, yakni keputusan Kalimantan terpilih menjadi lokasi pemindahan ibu kota masih menunggu hasil kajian berbagai aspek dan kriteria oleh BAPPENAS.

Ia juga mengungkapkan statement BAPPENAS sangat aneh karena sudah menetapkan Kalimantan sebagai ibu kota RI baru, sedangkan kajian yang dibuat masih belum rampung dikerjakan. Selain itu, menurutnya Kalimantan tidak layak untuk menjadi ibu kota RI karena berbagai aspek tidak memenuhi persyaratan, seperti aspek paling mencolok yakni hampir seluruh lahan di Kalimantan merupakan lahan gambut.

Ary menyampaikan, jika memang Jokowi memutuskan Kalimantan yang akhirnya dipilih sebagai ibu kota pemerintahan RI yang baru maka dapat dipastikan bahwa keputusan tersebut merupakan keputusan bukan dari hasil kajian yang ada, melainkan atas dasar keterpaksaan. (Put/Ri)

post terbaik

berita terbaru

Bawa Senpi dan Sabu Oknum Polisi Diciduk

Radartvnews.Com- Tim Khusus Anti Bandit Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengamankan seorang oknum polisi karena kepemilikan senjata api rakitan dan sabu.

Program Dihapus, Anggaran Pilkada Tetap

Radartvnews.com- Pemkot Bandar Lampung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat  anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan...

berita terkait lainnya