Thursday, August 6, 2020

Angkutan Batubara Melintas Malam Hari

Most Read

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate...

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan...

Konvoi mobil angkutan batubara yang melintas padat di malam hari di jalan Lintas Tengah Sumatera kabupaten Way Kanan pada 06 agustus 2019.

Kembali Sahdana anggota DPRD Way Kanan dari fraksi PDIP Perjuangan angkat bicara sebagai wakil rakyat  yang duduk di parlemen meminta supaya angkutan batubara untuk di stop atau dibuatkan jalan khusus untuk melintas.

Sahdana dengan geram menggambarkan, betapa kondisi jalan Lintas Sumatera yang ada di kabupaten Way Kanan ini dari tahun ke tahun tidak pernah bagus meskipun sering diperbaiki oleh pemerintah pusat akibat angkutan batubara yang selalu melebihi tonase yakni kisaran 40-50 ton.

Berita Lainnya  Diusung Golkar, Adipati Optimis Menang Pilkada

Harusnya transportir para pengusaha angkutan batubara tersebut melihat undang-undang yang ada,  mengenai angkutan batubara yang tidak boleh melebihi kekuatan jalan, karena dapat berpengaruh pada kondisi jalan dan beberapa jembatan di Lintas Tengah Way Kanan.

Sahdana menambahkan, pemerintah provinsi maupun pusat untuk angkutan batubara harus di stop, bila perlu pak presiden juga harus mengetahui tentang polemik batubara ini. Angkutan batubara mensiasati dengan melintas padat dan konvoi pada malam hari. (De/As/Wo)

berita pilihan

berita terbaru

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.
Berita Lainnya  Diusung Golkar, Adipati Optimis Menang Pilkada

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya