Tuesday, May 26, 2020

Dituntut 8 Tahun Hak Politik Dicabut , Khamami Kecewa

Most Read

Air Laut Pasang Masuk Pemukiman Warga

Radartvnews.com- Puluhan rumah di kampung rawa laut, Panjang, Bandar Lampung banjir akibat air lau pasang (25/5/20). Sementara...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Dirawat 3 Hari, ODP Meninggal

Radartvnews.com- Orang Dalam Pemantauan (ODP) asal kelurahan rejomulyo kecamatan Metro Selatan, meninggal dunia setelah dirawat selama tiga...

Update Covid-19 di Lampung 25-5-2020: Tambah Lagi 7, Kasus Pisitif Jadi 116

Radartvnews.com- Kasus positif corona atau covid-19 di hari kedua lebaran (25/4/20) kembali melonjak dari sebelumnya 109 kasus...

Lagi, Rampok Gasak Rp 35 Juta

Radartvnews.com- Aksi perampokan di Bandar Lampung kian marak. Kali ini rumah Haji Faisal di kelurahan kotakarang raya, Kecamatan...

43 Lokasi Gelar Salat Ied di Bandar Lampung

Radartvnews.com- Meski di tengah pandemi covid-19, sebagian warga Bandar Lampung tetap melaksanakan salat ied berjemaah di masjid...

Sidang lanjutan dengan agenda tuntutan itu, Jaksa Penuntut Umum KPK, Wawan, mengungkapkan, selain dikenakan Hukuman Badan, Khamami juga dikenakan dengan Denda 300 Juta Subsider 5 Bulan, serta Uang Penganti 300 Juta Subsider 2 Tahun dan Mencabut Hak Politiknya Selama 4 Tahun.

Sedangkan mantan Sekretaris Dinas Pupr Mesuji, Wawan Suhendra, dituntut selama 5 Tahun Penjara, dan Denda 300 Juta Subsider 5 Bulan Penjara. sedangkan adik kandung Khamami, Taufik Hidayat, dituntut 6 tahun dan denda 100 juta subsider 2 bulan penjara.

Ketiga terdakwa, meyakinkan melakukan tindak pidana kemufakatan jahat, sesuai dengan pasal yang diatur Pasal 12 Huruf A  Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Hal yang memberatkan terdakwa, selaku Kepala Daerah dengan kewenangan dimiliki seharusnya berperan aktif mencegah praktek-praktek korupsi. namun Khamami ikut terlibat.

Terdakwa Wawan Suhendra, mengaku, keberatan dengan tuntutan yang diberikan jaksa. Menurut Wawan, tuntutan jaksa masih sangat terlalu tinggi.

Hal senada juga diungkapkan, Bupati Nonaktif Mesuji, Khamami, mengaku kecewa yang disampaikan jaksa di persidangan, salah satunya terkait pemberian uang senilai 200 juta proyek irigasi,  uang itu baru mau dikasihkan kepada Khamami, tapi tidak jadi, karena perintah Najmul Fikri, untuk dipegang dulu.

Dirinya juga mengaku tuntuan jaksa sangat tinggi. Sedangkan untuk Kepada Dinas Pupr Mesuji, Najmul Fikri, dirinya menyerahkan kepada penyidik KPK.

Kendati demikian, para terdakwa akan melakukan Pledoi atau Nota pembelaan terdakwa, yang akan digelar pada sidang pekan depan. (Le/Rie)

post terbaik

berita terbaru

Tes Swab 2 Pasien Covid-19 Lampung Utara Negatif

Radartvnews.com- Tim gugus percepatan penanganan covid-19 Lampung Utara telah melakukan uji swab terhadap dua pasien positif covid-19 di Lampung Utara. Hasiul tes...

Air Laut Pasang Masuk Pemukiman Warga

Radartvnews.com- Puluhan rumah di kampung rawa laut, Panjang, Bandar Lampung banjir akibat air lau pasang (25/5/20). Sementara jarak antara laut dengan permukiman...

berita terkait lainnya