Monday, July 6, 2020

BNPT , Perguruan Tinggi Rawan Disusupi Paham Radikal

Most Read

DPRD Pesawaran Tuding Bupati Melanggar Perda

Radartvnews.com- Kebijakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menggratiskan seluruh biaya perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan hingga...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 2, Total 195 Kasus Positif

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah dua kasus. Tim gugus tugas covid 19...

Hibah Rp62 Miliar, Tiga Gedung Pemkot Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Tiga gedung bantuan pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk Polda Lampung resmi diserahkan (3/7). Gedung 4 lantai...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)...

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT Republik Indonesia, menilai jika penyebaran paham radikalisme, saat ini kian masif di berbagai kalangan, tak hanya melalui media sosial dan internet, kini paham radikalisme mulai masuk dalam lingkungan dunia pendidikan, hal tersebut lantaran kampus dinilai sebagai tempat paling mudah, serta rentan disusupi oleh kelompok  paham radikal, untuk memupuk  intoleransi dan menularkan ajarannya.

Direktur pencegahan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, Brigjen Pol Hamli menyebut, bahwa saat ini kondisi Perguruan Tinggi di Indonesia, cukup rentan dimasuki oleh kelompok  paham radikal, oleh karena itu seluruh Civitas Akademik Kampus, harus meningkatkan kepeduliannya dalam memantau seluruh kegiatan para mahasiswanya, khususnya para mahasiswa baru.

Sementara itu Kepala Bidang Agama dan Sosial Budaya, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung menyebut, berdasarkan hasil riset BNPT tahun 2017 dan tahun 2018 lalu, Lampung termasuk dalam 5 besar provinsi yang paling rentan terhadap pengaruh radikalisme, oleh karena itu perlu adanya kepedulian sesame, mulai dari elemen masyarakat maupun perguruan tinggi, untuk sama-sama mencegah terjadinya penyebaran paham radikal tersebut.

Sementara itu Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan dan alumni Unila menyebut, bahwa pelaku terorisme itu tidak hanya berasal dari 1 agama saja, oleh karena itu untuk menanggulangi adanya paham radikalisme dan terorisme di kalangan mahasiswa, Unila telah melakukan berbagai upaya, salah satunya bekerjasama dengan BNPT untuk memberikan kuliah umum seperti ini, selain itu menurutnya mahasiswa Unila dipastikan bersih dari paham radikalisme.

Sementara itu hal yang harus ditekankan, Perguruan Tinggi dalam menangkal paham radikal, adalah ditingkatkanya perhatian seluruh Civitas Akademik Kampus, dalam memantau seluruh aktivitas mahasiswa khusunya mahasiswa baru. (Kuh)

berita pilihan

berita terbaru

Minim Perhatian, Kera Hutan Tirtosari Berkurang

Radartvnews.com- Beginilah kondisi kawanan kera ekor panjang atau macaca fascicularis yang berada di taman hutan kera tirtosari, Teluk Betungutara, Bandar Lampung yang...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi yang ada di...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, sabtu petang...

berita terkait lainnya