Saturday, September 19, 2020

Bunuh Sopir Bupati , PNS Dituntut 78 Bulan

Most Read

Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

Radartvnews.com- Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 8 kabupaten/kota di Lampung pada 9 desember 2020 mendatang masih menjadi...

Selundupkan Sabu 2 Kg Divonis 16 Tahun

Radartvnews.com- Selundupkan sabu 2 kilogram warga Aceh, divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Barang...

Puluhan Warga Lampung Selatan Terjaring Tak Pakai Masker

Radartvnews.com- Operasi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan, (18/9/20). Operasi dipusatkan di jalan protokol...

Tangani Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Kejari Bandar Lampung Siapkan 7 JPU

Radartvnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung mempersiapkan tujuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kasus penikaman pendakwah Syekh Ali...

Konfirmasi Positif Covid-19 Nyaris 700, Lampung Nihil Zona Hijau

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Data satuan tugas covid-19 Lampung hingga jumat...

Tangkap Bandar Narkoba, Polres Metro Amankan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp1 Miliar

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro meringkus satu tersangka bandar narkoba jenis sabu-sabu dan exstacy.  Tersangka TK (31) merupakan...

Moualan Alias Bowo,tertunduk lesu, dihadapan Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, rabu sore, untuk mendengarkan pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Sabi’in,atas perkara penganiayaan yang ia lakukan bersama dengan rekan rekanya.

Pria yang bekerja sebagai sopir Bupati Lampung Utara itu, diyatakan Jaksa bersalah, dan meminta kepada Majelis Hakim, untuk menghukum terdakwa 6 Tahun dan 6 Bulan,  yang mengakibatkan korban Yogi Andika meregang nyawa, akibat dianiaya.

Perbuatan itu dipicu, lantaran kesal korban yang diduga membawa kabur uang titipan sang adik Bupati senilai 25 juta rupiah, yang seharusnya diserahkan korban kepada ibu kandung Bupati,Didaerah Ketapang. Terdakwa dijerat Pasal 172  ayat 2 KUHP, tentang pengeroyokan secara bersama-sama.

Penasehat Hukum Terdakwa, mengaku keberatan dengan tuntutan Jaksa,kendati demikian, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu dan akan memberikan keterangan di Sidang Pledoi, pada pekan depan.

Berita Lainnya  Polisi Idealnya Fokus Tersangka, Izin Syekh Ali Jabber Disasar

Diketahui kejadian itu terjadi pada tahun 2017 lalu,  saat itu korban dipancing arnold untuk datang kerumahnya Di Daerah Teluk Betung Bandar Lampung. lalu Arnold menghubungi Purnomo, karena berhalangan, Purnomo pun menghubungi Andre yang merupakan anggota tni dan Moulan Alias Bowo, untuk memberi pelajaran kepada korban.

Setibanya dilokasi, korban dipukul oleh Andre dan Moulan hingga babal belur. Setelah beberapa hari kejadian penganiayaan, korban sempat pulang kerumah orang tuanya di Way Halim, untuk mengambil tas dan sepatu, dan tak lama kakak korban mendengar suara minta tolong didalam kamar dan melihat yogi sudah terbaring dikasur dengan kondisi luka memar disekujur tubuh.

Kakak korban sempat membawa ke Puskesmas terdekat dan dilanjutkan  ke RSUDAM, namun pada malam harinya, korban meninggal dunia.(Leo/Rie)

Berita Lainnya  17 Reka Adegan Penikaman Syekh Ali Jaber, Pelaku Sekuat Tenaga Ayunkan Pisau

berita pilihan

berita terkait lainnya