Thursday, June 4, 2020

BPJS Mati, Seorang Ibu Alami Depresi

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

UKT Itera Mencekik, Orang Tua Menjerit

radartvnews.com- Orang tua calon mahasiswa baru Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengeluhkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada penerimaan mahasiswa...

Beginilah kondisi Atizah balita berusia empat tahun warga Blok Tiga Pekon Tekat Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus yang mengidap sakit hydrochepalus.

Menurut kakek balita empat tahun ini, Sulaiman dirinya mengatakan bahwasannya. Atizah terlahir dari pasangan suami istri bernama Dini dan Andri.

Atizah sendiri terlahir pada saat kandungan berusia delapan bulan dengan operasi cesar. Namun pada saat lahir Atizah sudah mengalami kelainan pada kepala sehingga dibawa ke Rumah Sakit Abdul Moeloek Bandar Lampung selama kurang lebih dua minggu namun tidak ada perubahan dengan sakit yang dideritanya.

Melihat tidak ada perubahan dan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan oleh keluarga akhirnya keluarga membawa Atizah pulang ke Pekon Tekat. Namun hari demi hari sakit yang diderita cucung Sulaiman ini makin membesar sampai saat ini.

Dia mengatakan hanya mampu merawat Atizah dengan semampunya karena jika untuk dilakukan operasi pihaknya belum mampu karena BPJS yang dimiliki oleh keluarga sudah tidak aktif lagi.

Sehingga saat ini pihaknya keluarga atizah hanya mampu merawat Atizah di rumah dan berharap uluran tangan pemerintah kabupaten maupun para dermawan.

Diketahui ibu kandung Atizah yang bernama Dini saat ini mengalami keterbelakangan karena melihat kondisi anak yang sakit dan juga ditinggal oleh suaminya. (Edi/Ri)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya