Thursday, June 4, 2020

Pungli, Tiga Kepala Pekon Di Tanggamus Dibui 14 Bulan

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Ketiga terdakwa yakni, Kepala Pekon Binjai, Siti Fatma, Kepala Pekon Tiuh Memon, Muhammad Ali Sayid dan Kepala Pekon Banjar Ilir, Indrawan. Selain dikenakan hukuman badan 14 bulan, ketiganya dikenakan denda, Indarwan, 50 Juta Subsider 2 bulan, Siti Fatma Dan Muhamad Ali, 50 Juta Subsider 1 bulan.

Ketiganya dijerat Pasal  11 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi, yang dirubah ditambah  dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 JO PASAL 55 Ayat 1 KUHP.

Kejadian ini bermula tahun 2017 lalu, terdakwa Indrawan menjabat sebagai Ketua APDESI, Muhammad Ali sebagai Seketaris, dan Siti sebagai Bendahara  APDESI, meminta sejumlah uang sebesar 7,5 juta rupiah setiap kepala pekon yang terdaftar di APDESI.

Dari 27 anggota kepala pekon, sebanyak 18 kepala menyerahkan uang sebagai uang keamanan, jika tidak memberikan ketiga terdakwa, tidak dijamin keamanannya bahkan dikeluarkan dari Anggota APDESI.

Dari 18 kepala pekon, ketiga terdakwa berhasil mengumpulkan uang sebesar 128 juta rupiah, rencananya uang tersebut bakal diberikan kebeberapa oknum pemerintahan, dan untuk keperluan pribadi, namun belum sempat menyerahkannya ketiga terdakwa terjaring operasi tangkap tangan.

Putusan Hakim ini lebih ringan dari tuntuan jaksa yang menuntut satu tahun dan enam bulan penjara. Atas putusan hakim,  terdakwa dan juga jaksa menyatakan terima. (Le/Bow)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya