Thursday, August 6, 2020

Bangun Perumahan Di Atas Bukit, Warga Protes

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Empat Pejabat Eselon II Pemprov Lampung Turun Jabatan

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan evaluasi terhadap jajaran pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung....

Pengerjaan Pembangunan Perumahan di Kelurahan Sukamenanti Baru, Kecamatan Kedaton Bandar Lampung, menuai protes sejumlah warga di dua kelurahan yang berada didekat area pembangunan, yakni warga Kelurahan Sukamenanti Baru dan Sidodadi. Pasalnya, warga yang bermukim tak jauh dari lokasi pengerjaan berdampak langsung dengan polusi udara yang disebabkan pengerukan gunung menggunakan kendaraan alat berat, salah satunya yang dirasakan Nila, Ibu Rumah Tangga ini mengaku Pengerjaan Pembangunan Perumahan di sekitar tempat tinggalnya, berdampak pada polusi udara debu yang masuk ke dalam tempat tinggalnya.

Menurutnya, selain debu pengerukan gunung masuk kedalam rumahnya, pengerjaan pembangunan perumahan yang sudah berjalan hampir satu tahun ini juga, berdampak pada kesehatan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi pembangunan. Meski sempat dilaporkan kepada Pihak Pamong setempat, namun pihak pengelola perumahan terkesan tutup mata dengan keluhan warga tersebut.

Berita Lainnya  Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Selain menimbulkan polusi udara, pengerjaan pembangunan perumahan dengan melakukan pengerukan gunung ini juga berakibat pada kerusakan jalan di pemukiman warga. Secara Swadaya warga kemudian melakukan penutupan akses jalan, yang kerap dilalui angkutan kendaraan besar Proyek Pembangunan Perumahan.

Warga berharap kepada pihak terkait untuk dapat memfasilitasi keluhan warga diatas kepentingan pihak pengelola. Bahkan warga mengancam jika dalam waktu dekat keinginannya tidak dipenuhi, pengerjaan pembangunan perumahan diatas gunung kawasan pemukiman warga untuk ditutup sementara. (Ren/Bow)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.
Berita Lainnya  Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya