Thursday, August 6, 2020

Pembunuh Caleg Di Mesuji Divonis 6 Tahun Penjara

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate...

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan...

Kedua terdakwa yakni, Kurniawan dan Safri alias Joy, merupakan warga Dr Setia Budi, Olok Gading, Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. Keduanya bersalah melakukan tindak melawan hokum, melakukan penganiayaan, terhadap Caleg dari Partai PAN, Riki Nelsen,  yang  meregang nyawa.

Kedua pemuda ini nampak pasrah, saat Majelis Hakim memvonis bersalah. Dalam kamar putusan majelis, yang meringankan hukuman terdakwa, berlaku sopan dan tidak menyulitkan pemeriksaan dan yang memberatkan telah menghilangkan nyawa orang, dan kedua terdakwa bukan pelaku utama penusukan.

Peristiwa pembunuhan itu bermula pada saat saksi M Akbar Ramadhan menumpang ojek online pulang menuju rumahnya diperumahan Citra Garden. Ketika melewati kedai thai tea milik ibu saksi, digerbang pintu masuk perumahan Citra Garden, saksi melihat ada anak-anak berdada disekitaran kedai.

Karena curiga saksi pun pulang dan meyampaikan kepada korban dan mendatangi kedai kembali dan memeriksa etlase melihat etlase sudah  tidak terkunci, serta melihat seorang anak laki bersembunyi dalam keadaan tengkurap didalam etalase, sehingga korban menarik kaki anak dan memukulnya.

Melihat rekannya dipukul, rekan korban pun pergi lalu mengadu kepada kedua terdakwa, tiba dilokasi kedua terdakwa, bersama AD, RD, DA dan YD ( DPO) langsung memukul kepala korban mengunakan besi dan senjata tajam, hingga menewaskan korban.

Putusan majelis ini lebih ringan dari tuntuan jaksa, yang menuntut sembilan tahun. Atas putusan itu terdakwa dan juga jaksa menyatakan pikir-pikir.

(Leo/Ri)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya