Wednesday, September 23, 2020

Terlibat Tender , PPTK 12 Bulan Di Bui

Most Read

KPU Pesawaran Tetapkan Dua Paslon, Ketua DPRD Vs Petahana

Radartvnews.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran menetapkan pasangan M Nasir dan Naldi Rinara dan pasangan Dendi Ramadhona – Marzuki...

Update Covid-19: Lagi, Bandar Lampung Sumbang 11 Kasus Positif di Lampung

Radartvnews.com- Gugus tugas covid-19 Provinsi Lampung kembali mencatatkan penambahan kasus konfirmais positif covid-19. Hingga rabu 23 september 2020 ini, ada...

KPU: Nanang-Pandu Lolos, Hipni-Melin Tidak Menenuhi Syarat

Radartvnews.com- Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Hipni-Melin gagal mengikuti pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lampung selatan,...

Lampung Daerah Pertama di Indonesia Terapkan Mapel Anti Korupsi

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung  akan menambah mata pelajaran baru untuk siswa di...

Besok, Penetapan Tanpa Kehadiran Paslon

Radartvnews.com- KPU Lampung Timur telah melakukan verifikasi perbaikan administrasi kelengkapan berkas peryaratan bakal calon. Namun, ketetuan tiket untuk pasangan para...

Kotak Amal Masjid Dibobol Wanita

Radartvnews.com- Aksi pencurian uang di kotak amal masjid kembali terjadi di Bandar Lampung. Seorang wanita mengenakan pakaian merah dan...

Sahmin, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan  Proyek Pengadaan Kapal Penumpang, di Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran ini terlihat pasrah, saat Majelis Hakim Diketuai Syamsudin, memvonis bersalah, Pria 45 Tahun  terbukti meyakinkan bersalah, menyalahgunakan jabatan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan atau PPTK,  telah mengatur pemenang tender proyek Pengadaan Kapal Penumpang yang merugikan keuangan negara senilai 341 juta rupiah.

Sahmin bersama lima terdakwa lain dilakukan penuntutan terpisah, memenangkan CV RR Jaya sebagai pelaksanaan  Pekerjaan Kapal Penumpang dalam Proses Lelang yang diadakan melalui Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik. Dari pengadaan itu didapati beberapa penyimpangan yaitu, harga perkiraan sendiri tidak dikalkulasi secara keahlian, kerangka acuan kerja yang tidak memuat spesifikasi teknis kapal penumpang dan gambar perencanaan kapal serta rencana anggaran biaya tidak terinci yang disusun calon rekanan.

Berita Lainnya  Polisi Limpahkan BAP Tahap 1, Kuasa Hukum AA Sampaikan Maaf

Putusan Majelis lebih rendah dari Tuntuan Jaksa, yang Menuntut Terdakwa Selama 18 Bulan Penjara.Atas putusan itu, terdakwa dan juga jaksa menyatakan terima.(Le/Bow)

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Nasir-Naldi Komitmen Patuhi Maklumat Kapolri Terapkan Protokol Kesehatan

berita terkait lainnya