Friday, September 18, 2020

Diksar Barbar, Mahasiswa Tewas

Most Read

Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

Radartvnews.com- Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 8 kabupaten/kota di Lampung pada 9 desember 2020 mendatang masih menjadi...

Selundupkan Sabu 2 Kg Divonis 16 Tahun

Radartvnews.com- Selundupkan sabu 2 kilogram warga Aceh, divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Barang...

Puluhan Warga Lampung Selatan Terjaring Tak Pakai Masker

Radartvnews.com- Operasi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan, (18/9/20). Operasi dipusatkan di jalan protokol...

Tangani Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Kejari Bandar Lampung Siapkan 7 JPU

Radartvnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung mempersiapkan tujuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kasus penikaman pendakwah Syekh Ali...

Konfirmasi Positif Covid-19 Nyaris 700, Lampung Nihil Zona Hijau

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Data satuan tugas covid-19 Lampung hingga jumat...

Tangkap Bandar Narkoba, Polres Metro Amankan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp1 Miliar

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro meringkus satu tersangka bandar narkoba jenis sabu-sabu dan exstacy.  Tersangka TK (31) merupakan...

Radartvnews.com – Aga Trias Tahta, mahasiswa baru Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Lampung, meninggal dunia saat menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) UKM Cakrawala Pecinta Alam, yang dilaksanakan di Desa Cikoak, Padang Cermin, Pesawaran.

Panitia pelaksana Diksar mengaku korban meninggal karena terserang hipotermia lantaran kondisi fisik yang lemah, akibat terjatuh saat mengikuti Diksar di hari kedua. Namun, faktanya ditemukan banyak luka lebam di sekujur tubuh korban.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unila, Dadang Karya Bakti akan mengevaluasi kegiatan Diksar UKM Cakrawala. Panitia pelaksana juga masih dimintai keterangan.

Jika terbukti, fakultas akan memberikan sanksi berupa pembekuan UKM Cakrawala, maupun membawa kasus ini ke pihak kepolisian untuk diusut tuntas. Namun meski demikian, pelaksanaan Diksar ini memang dilakukan secara resmi.

Sementara, Shintya Claudia, salah satu panitia Diksar UKM Cakrawala menyebutkan, kegiatan dilaksanakan selama 5 hari dimulai dari Rabu 25 September hingga Minggu 29 September 2019. Menurutnya, awal mengikuti Diksar, korban masih dalam keadaan sehat dan bugar. Namun, di hari kedua kondisi fisik korban mulai mengalami drop, dan panitia sempat memberikan pertolongan medis dengan alat P3K yang telah disediakan.

Berita Lainnya  Polisi Idealnya Fokus Tersangka, Izin Syekh Ali Jabber Disasar

Ikatan alumni Cakrawala Ferdiansyah, yang juga berada di lokasi kejadian menyebut korban sempat terjatuh di hari kedua atau hari Kamis pagi. Namun, korban tetap memaksakan untuk tetap melanjutkan Diksar.

Di hari keempat atau Sabtu pagi, saat persiapan untuk pelantikan, korban kembali terjatuh kemudian panitia dan senior mencoba untuk melakukan pertolongan pertama. Setelah kondisi tidak kunjung membaik, Minggu pagi panitia baru membawa korban ke rumah sakit, dan sesampainya di rumah sakit korban sudah meninggal dunia.

Kejadian yang dialami korban hingga meninggal dunia ini di luar perkiraan, pasalnya saat korban megalami sakit, pihak panitia dan senior menganggap jika korban hanya mengalami sakit biasa.

Panitia membantah jika selama pelaksanaan Diksar terjadi tindakan kekerasan yang melewati batas, karena semua yang dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. (Kuh/Rie)

Berita Lainnya  LBH Bandar Lampung: Tunda Pilkada, Keselamatan Warga Diatas Segalanya

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terkait lainnya