Saturday, August 8, 2020

Diksar Barbar, Mahasiswa Tewas

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Hakim Vonis Mati 5 Sindikat Sabu

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang mengelar sidang online atau teleconference , kamis siang  (6/8) dengan ...

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 4, Kasus Positif Tembus 300

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih mengalami peningkatan. Hingga jumat 7 agustus 2020 ini jumlah...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Radartvnews.com – Aga Trias Tahta, mahasiswa baru Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Lampung, meninggal dunia saat menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) UKM Cakrawala Pecinta Alam, yang dilaksanakan di Desa Cikoak, Padang Cermin, Pesawaran.

Panitia pelaksana Diksar mengaku korban meninggal karena terserang hipotermia lantaran kondisi fisik yang lemah, akibat terjatuh saat mengikuti Diksar di hari kedua. Namun, faktanya ditemukan banyak luka lebam di sekujur tubuh korban.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unila, Dadang Karya Bakti akan mengevaluasi kegiatan Diksar UKM Cakrawala. Panitia pelaksana juga masih dimintai keterangan.

Jika terbukti, fakultas akan memberikan sanksi berupa pembekuan UKM Cakrawala, maupun membawa kasus ini ke pihak kepolisian untuk diusut tuntas. Namun meski demikian, pelaksanaan Diksar ini memang dilakukan secara resmi.

Sementara, Shintya Claudia, salah satu panitia Diksar UKM Cakrawala menyebutkan, kegiatan dilaksanakan selama 5 hari dimulai dari Rabu 25 September hingga Minggu 29 September 2019. Menurutnya, awal mengikuti Diksar, korban masih dalam keadaan sehat dan bugar. Namun, di hari kedua kondisi fisik korban mulai mengalami drop, dan panitia sempat memberikan pertolongan medis dengan alat P3K yang telah disediakan.

Berita Lainnya  Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Ikatan alumni Cakrawala Ferdiansyah, yang juga berada di lokasi kejadian menyebut korban sempat terjatuh di hari kedua atau hari Kamis pagi. Namun, korban tetap memaksakan untuk tetap melanjutkan Diksar.

Di hari keempat atau Sabtu pagi, saat persiapan untuk pelantikan, korban kembali terjatuh kemudian panitia dan senior mencoba untuk melakukan pertolongan pertama. Setelah kondisi tidak kunjung membaik, Minggu pagi panitia baru membawa korban ke rumah sakit, dan sesampainya di rumah sakit korban sudah meninggal dunia.

Kejadian yang dialami korban hingga meninggal dunia ini di luar perkiraan, pasalnya saat korban megalami sakit, pihak panitia dan senior menganggap jika korban hanya mengalami sakit biasa.

Panitia membantah jika selama pelaksanaan Diksar terjadi tindakan kekerasan yang melewati batas, karena semua yang dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. (Kuh/Rie)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya