Sunday, July 5, 2020

Mahasiswa Tewas Diksar, Keluarga: Ada Luka Bakar di Wajah

Most Read

DPRD Pesawaran Tuding Bupati Melanggar Perda

Radartvnews.com- Kebijakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menggratiskan seluruh biaya perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan hingga...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Hibah Rp62 Miliar, Tiga Gedung Pemkot Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Tiga gedung bantuan pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk Polda Lampung resmi diserahkan (3/7). Gedung 4 lantai...

Gerebek Lapas, 7 Napi dan 25 Gram Sabu Diamankan

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Way Kanan berhasil membongkar peredaran narkotika jenis sabu di dalam Lapas Kelas...

Ribuan Honorer Lampung Diberhentikan

Radartvnews.com- Meski setuju dengan keputusan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer atau tenaga sukarela dari organisasi kepegawaian pemerintahan,  Gubernur...

Dua Sindikat Sabu 40 Kg Dituntut Hukuman Mati

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang kembali mengelar sidang secara teleconference dengan dua terdakwa Muntasir...

Radartvnews.com – Gani Dewantara, saudara kandung almarhum mengungkapkan, mendapat kabar dari panitia bahwa adiknya meninggal dunia karena terjatuh saat mengikuti Diksar.

Namun, ia menduga almarhum meninggal dunia bukan karena terjatuh melainkan adanya peloncoan atau tindak kekerasan. Karena terdapat sejumlah kejanggalan di jasad korban seperti luka bakar di sekitar muka, luka sabetan di tubuh dan di bagian kaki.

Keluarga meminta Unila dan kepolisian menghukum penyelenggara seberat-beratnya.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan,  pihaknya telah melakukan visum dan diduga adanya luka lebam yang disebabkan tindak kekerasan. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan karena pihaknya belum mendapatkan hasil visum dari dokter.

Keluarga Tolak Otopsi

Kapolres menyayangkan keluarga menolak otopsi, meski begitu kepolisian akan terus mendalami apa penyebab meninggalnya mahasiswa. Karena kegiatan Diksar tidak ada izin dari panitia ke Polres untuk melakukan kegiatan yang berada di wilayah hukum Polres Pesawaran.

Kini keluarga pun hanya bisa pasrah dan berharap, kedepan kegiatan seperti ini dapat dihilangkan dari kegiatan kemahasiswaan.

Sementara peserta Diksar M. Aldi Darmawan, menjalani perawatan  di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, karena kondisinya melemah usai kembali dari kegiatan yang diikutinya. Di sejumlah bagian tubuhnya pun Aldi mengalami luka lebam, serta mengeluh sakit di bagian dada dan lambung.

Diketahui selain Aga Trias Tahta yang menjadi korban meninggal dunia, masih ada dua orang mahasiswa yang masih mendapatkan perlakuan yang sama. Yakni satu orang belum sadar dan satunya sudah sadar dan telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Malahayati dan Rumah Sakit Bhayangkara. (Win/Ren/Rie)

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Minim Perhatian, Kera Hutan Tirtosari Berkurang

Radartvnews.com- Beginilah kondisi kawanan kera ekor panjang atau macaca fascicularis yang berada di taman hutan kera tirtosari, Teluk Betungutara, Bandar Lampung yang...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi yang ada di...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, sabtu petang...

berita terkait lainnya