Tuesday, August 4, 2020

17 Panitia Diksar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Yakin PDIP Berikan Rekom, Kader Pasang Banner Nasir-Naldi

Radartvnews.com- Semangat kader PDI Perjuangan tak surut dalam mendukung M.Nasir untuk maju dalam pilkada desember 2020.

Pria Kepergok Keluarkan Alat Kelamin

Radartvnews.com- Rekaman kamera pengintai cctv yang menunujukan seorang pria mengeluarkan laat kelamin ramai menjadi pembicaraan warga net....

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Positif Covid-19 di Pesisir Barat Meledak, Total 297 Kasus

Radartvnews.com- Jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung mengalami penambahan signifikan. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga 3...

Radartvnews.com – Sebanyak 17 orang panitia Pendidikan Dasar (Diksar) UKM Cakrawala ditetapkan Polres Pesawaran sebagai tersangka atas kasus tewasnya Aga Trias Tahta, mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Unila, saat mengikuti Diksar UKM Cakrawala di Dusun Cikoa, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, 17 orang panitia Diksar yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih berstatus sebagai mahasiswa Unila, dan berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut tidak ada keterlibatan alumni melainkan hanya senior.

Sementara 2 orang lainnya atas nama AN dan AY dinyatakan tidak terbukti, karena kedua orang tersebut hanya tercatat dalam susunan panitia, namun tidak hadir saat pelaksanaan Diksar.

Berita Lainnya  Yakin PDIP Berikan Rekom, Kader Pasang Banner Nasir-Naldi

Popon menjelaskan para tersangka memiliki peran masing-masing, mulai dari peran pengroyokan hingga unsur kelalaian. Para tersangka bakal dijerat dengan pasal 170 dan atau pasal 351 serta pasal 359 dan atau pasal 360 KUHP.

Berdasarkan pantauan Radar Lampung TV di Mapolres setempat hingga pukul 23.30 WIB, 17 orang tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di aula Command Center Mapolres Pesawaran. (win/put)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Yakin PDIP Berikan Rekom, Kader Pasang Banner Nasir-Naldi

Perbaiki Antena, Kakak Adik Tewas Kesetrum

Radartvnews.com- Dua kakak beradik di kecamatan kotabumi selatan, Lampung Utara tewas tersengat listrik, minggu malam (2/8). Petugas kepolisian Polres...

Diusung Golkar, Adipati Optimis Menang Pilkada

Radartvnews.com- Saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke V Partai Golkar, senin siang (3/8) kedatangan Raden Adipati Surya dan Edward Antony langsung disambut...

Teriakan Warga, Selamatkan 1 Keluarga Dari Api

Radartvnews.com- Warga jalan jendral suprapto, gang bintara II, kelurahan pelita,  enggal, Bandar Lampung mendadak heboh, senin dini hari sekira pukul 03:00 WIB....

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran bendera. Tidak hanya itu, bahkan...

berita terkait lainnya