Thursday, January 21, 2021

17 Mahasiswa Ditahan, Pembunuhan Berbalut Diksar, Minta Penangguhan

Most Read

Sengketa Lahan di Lampung Tengah, 2 Tewas 1 Kritis

https://www.youtube.com/watch?v=8XtOwlYocao Radartvnews.com- Dua kelompok warga di Lampung Tengah telibat bentrok karena saling klaim kepemilikan lahan. Sejumlah warga kecamatan anak tuha, Lampung...

Pemprov Lampung Belum Efektif Tangani Covid-19

Radartvnews- Pemerintah Provinsi Lampung, dinilai belum efektif, dalam menangani pandemi Covid-19, di Provinsi Lampung, tahun 2020 lalu. Hal ini...

Banyak Celah Eva-Deddy Menang di MA

Radartvnews.com- Berkas gugatan keberatan atas putusan KPU Kota Bandarlampung yang mendiskualifikasi Paslon Nomor 3 Pilwakot Bandarlampung Eva Dwiana-Deddy Amarullah...

Mustafa Jadikan Dinas Bina Marga Kapal Keruk Korupsi

RADARTVNEWS.COM – Mustafa, Mantan Bupati Lampung Tengah, terdakwa kasus korupsi APBD Tahun 2018 menjadikan Dinas Bina Marga setempat sebagai...

Puskesmas Kedaton Suntik Vaksin 9 Nakes

Radartvnews- Sebagai salah satu Puskesmas yang memiliki fasilitas pcare, Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung, membuka layanan pendaftaran melalui online, bagi...

Didakwa Korupsi Rp65 Miliar, Mustafa Ajukan Justice Collaborator

Radartvnews- Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, didakwa telah menerima suap dan gratifikasi dari beberapa calon rekanan proyek, dengan total...

Radartvnews.com – Toni Aprito pendamping hukum tersangka BG mengapresiasi dan menghargai atas tindakan hukum yang dilakukan Polres Pesawaran. Namun, pihaknya akan melakukan upaya hukum terhadap kliennya.

Toni segera berdiskusi dengan tim dan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan penangguhan penahanan.

Toni menjelaskan kapasitas kliennya dalam perkara adalah sebagai senior atau swiper.

Disinggung mengenai apakah pihaknya akan berupaya meminta kebijakan kampus khususnya mengenai sanksi administrasi drop out yang mengancam tersangka, ia mengaku akan melihat perkembangan kasus.

Diketahui pasal yang menjerat ketujuh belas tersangka ini adalah untuk unsur kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya seseorang akan disangkakan pasal 359 dan atau pasal 360 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun.

Sedangkan 15 tersangka lainnya akan disangkakan pasal 170 dan atau pasal 351 tentang melakukan penganiayaan secara bersama-sama mengakibatkan kematian dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Berita Lainnya  Polisi Periksa Kerabat dan Adik Korban, Ungkap Kasus Pembunuhan Dedi

Pasal Pidana 17 Tersangka

Pasal 170 KUHP

Barang siapa dengan terang-terangan dan secara bersama-sama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan.

Pasal 351 KUHP

(1) penganiayaan diancam dengan pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

(2) jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. 

(3) jika mengakibatkan mati, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Pasal 359 KUHP

Barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama-lamanya 5 tahun atau kurungan selama-lamanya 1 tahun. (bisa berat bisa ringan tergantung mainan)

Pasal 360 KUHP

Barang siapa karena kelalaiannya menyebabkan orang luka berat dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun atau hukuman kurungan selama-lamanya satu tahun. 

Berita Lainnya  Banyak Celah Eva-Deddy Menang di MA

Hingga saat ini ketujuhbelas mahasiswa ini masih ditahan di Polres Pesawaran. (win/rie)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

KPU RI Panggil Empat Daerah PHP, KPU Bandar Lampung Beri Jawaban...

Radartvnews.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memanggil empat daerah sengketa pilkada di Lampung dan seluruh KPU kabupaten/kota yang menghadapi sengketa Perselisihan Hasil Pilkada (PHP)...

berita terkait lainnya