Monday, July 13, 2020

Tiga Jam Wiranto Dioperasi

Most Read

2 Pembunuh Pelatih Sepakbola Ditangkap di Riau

Radartvnews.com- Kerja keras tim gabungan Satuan Resmob Polres Lampung Timur dalam mengungkap kasus penemuan jasad lelaki di...

Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 31 Agustus 2020

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperpanjang massa libur sekolah, dengan mengganti  kegiatan belajar mengajar di rumah. Perpanjangan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 3, Total Kasus Positif 208

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung kembali mengalami penambahan kasus. Hingga minggu 12 juli 2020 gusus...

Adik Temukan Kakak Tewas di Dalam Sumur

Radartvnews.com- Penemuan sesosok mayat didalam sebuah sumur, sontak gegerkan  Warga RT 03/LK 01 kelurahan rejosari, Kecamatan Kotabumi,...

Geger, Video Mesum Mirip Sekdes Beredar

radartvnews.com – Video amatir dari rekaman handphone, diduga mirip sekretaris desa di kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, yang digerebek saat...

Tunggu Terdesak, Rapid Test Massal Dilakukan

Radartvnews.com- Rapid test massal yang rencananya digelar di empat daerah yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah...

Radartvnews.com – Operasi yang dilakukan tim medis dokter RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, akhirnya selesai dilakukan. Prosesnya memakan waktu sekira tiga jam, atas luka akibat insiden penusukan di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, kemarin (10/10).

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebutkan Menko Polhukam selesai menjalani operasi selama tiga jam atas luka akibat insiden penusukan yang menimpanya. “Tadi saya berbicara langsung dengan Dokter Terawan (Kepala RSPAD) yang menangani secara langsung operasi,” kata Pramono usai menjenguk Wiranto.

Ia bersyukur operasi berjalan lancar dan Wiranto saat ini menjalani pemulihan di ruang ICU (Intensive Care Unit) RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Namun, Pramono enggan menjelaskan secara detail kondisi Wiranto saat ini karena merupakan kewenangan dari tim dokter dan mereka yang lebih paham. “Kondisinya secara resmi tentunya lebih baik pihak RS yang akan menyampaikan. Namun, yang jelas dari proses 3 jam operasi berjalan dengan baik,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Wiranto segera sehat dan menjalankan kembali aktivitasnya seperti biasa. “Saya tadi melihat langsung beliau setelah selesai operasi di masukkan ke ICU dan penanganannya oleh RS sangat baik sekali,” kata Pramono.

Sementara itu, Kapolsek Menes Komisaris Polisi Daryanto juga masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sari Asih, Serang, Banten. “Kami mengabulkan rujukan ke RS Sari Asih atas kemauan sendiri,” kata Direktur Utama RSUD Berkah Pandeglang Firmansyah, kemarin.

Selama ini, kondisi Kapolsek Menes relatif stabil, meski mengalami beberapa luka akibat penusukan. Kapolsek Menes itu terkena luka penusukan pada bagian belakang dan dada bagian atas.

Sedangkan, Fuad, ajudan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengalami luka pada bagian dada atas sebelah kiri.

Beruntung, kata dia, korban penusukan itu tidak pada bagian jantung. “Kami berharap semua korban penusukan di Alun-alun Menes kembali sembuh,” katanya pula.

Menurut dia, rujukan untuk perawatan Kapolsek Menes itu atas kemauan sendiri sehubungan tempat tinggal berada di Kota Serang, sehingga mudah dikunjungi oleh anggota keluarganya.

Saat ini, kata dia, pasien korban penusukan yang masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Berkah Pandeglang hanya ajudan Wiranto yakni Fuad.

Berita Lainnya  ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku prihatin dengan peristiwa ini. Ia pun berharap Wiranto segera pulih. “Kita doakan kesehatan Bapak Wiranto kembali sehat,” kata Wahidin.

Pihaknya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa Wiranto beserta pengawal dan Kapolsek Menes. “Kami tidak bisa memberikan komentar soal kejadian itu, karena bukan kapasitasnya,” katanya lagi.

Terpisah, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan menduga pelaku ada kaitannya dengan lima orang yang ditangkap membawa bom di Bekasi, Jawa Barat beberapa hari lalu.”Ini ada kaitannya dengan lima yang kemarin ditangkap di Bekasi beberapa hari lalu. Yang merencanakan membom,” ujar Budi Gunawan, di RSPAD Gatot Subroto.

Budi mengatakan BIN sudah memprediksi bahwa menjelang pelantikan (presiden, Red) itu memang ada rencana yang ingin dilakukan oleh Jamaah Ansharut Daulah (JAD), khususnya JAD Bekasi.

Budi melihat arah pergerakan pelaku yang kini menggunakan pisau untuk melakukan aksinya menjelang pelantikan presiden nanti. Namun. Budi belum berpikir JAD akan menggunakan bom.

Budi akan menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan adanya rencana susulan yang dilakukan JAD menjelang pelantikan presiden 20 Oktober 2019 nanti.

“Kita akan terus pantau, khususnya pelaku ini. Dalam waktu bersamaan, satuan tugas gabungan dari BIN dan Densus 88 sedang mengembangkan untuk mengambil yang lainnya,” kata Budi.

Sedangkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo belum berpikir akan meningkatkan pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden nanti.”Belum, kami belum berpikir ke arah sana,” ujar Tjahjo.

Berita Lainnya  ABK Kapal Ikan Tiongkok Sudah 20 Hari Meninggal

Hal itu, karena Tjahjo meyakini kepolisian akan menumpas semua jaringan yang terkait dengan pelaku itu.”Saya yakin polisi akan mengungkap dengan detail. Karena memang dia tergabung dalam jaringan. Dan sangat terencana sekali,” ujar Tjahjo.

Pelaku penusukan itu diketahui bernama FA, lahir di Brebes, 5 Mei 1998, seperti dalam identitas KTP. FA beralamat di Desa Sitanggal, Brebes, dan di Pandeglang tinggal di Kampung Sawah, Kecamatan Menes. Sedangkan, eksekutor penusukan Wiranto bernama SA alias Abu Rara, lahir di Medan, 24 Agustus 1988. Ia tinggal di Jalan Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. (fin/put)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Puluhan Ormas Desak Hentikan RUU HIP

Radartvnews.com- Tolak Racangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) puluhan organisasi masyarakat, yang tergabung dalam forum suara masyarakat lampung bersatu mengelar apel...

Cegah Covid 19, Polwan Patroli di Mal

Radartvnews.com- Dengan menggunakan hoover board, sejumlah personel polwan Satlantas Polresta Bandar Lampung patroli ke pusat perbelanjaan (12/7). Polwan ini...

Kasus DBD Turun, Dinkes Klaim Berhasil

Radartvnews.com- Sejak januari hingga juni 2020 terdapat 748 warga Kota Bandar Lampung yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dari jumlah itu satu...

Tunggu Terdesak, Rapid Test Massal Dilakukan

Radartvnews.com- Rapid test massal yang rencananya digelar di empat daerah yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Pesawaran hingga kini (12/7)...

berita terkait lainnya