Saturday, July 11, 2020

Hina Bidan, IRT Dikurung Badan

Most Read

Pemkab Pesawaran Nyerah, Asa Warga Pupus

Radartvnews.com- Usai digelar mediasi (9/7) puluhan warga dan pedagang di dusun ringgung RT 002/RW 001 desa sidodadi,...

ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Radartvnews.com- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Lampung ditemuka├▒ meninggal didalam freezer di kapal ikan bendera tiongkok.

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus...

Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

Radartvnews.com- Tekab 308 Polsek Bukit Kemuning menggerebek dua rumah bandar sabu-sabu,  dari dua laokasi petugas menyita tujuh...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa...

Radartvnews.com – Jaksa penuntut umum, Eka Aftaria mengungkapkan, Sunena, bersalah melakukan perbuatan melawan hukum, sebagaimana Pasal 27 Ayat 3 Juncto Pasal 45 Ayat 1 UU RI Nomer 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selain dikenakan hukuman badan, terdakwa juga dikenakan denda senilai 100 juta rupiah dengan ketentuan jika denda tidak dibayar, digantikan penjara 1 bulan penjara.

Di persidangan terungkap, terdakwa melakukan ujaran kebencian dengan memposting 2 buah foto di akun instagram miliknya Nene Shabirin. Gambar pertama adalah foto plang papan nama bidan Echi milik korban Masayu Thesi Defalia dengan memberi caption perkataan bidan Batu Putu hanya tameng, aslinya adalah wanita penggoda.

Berita Lainnya  Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Foto kedua memposting foto Masayu Thesi Defalia sedang duduk di lantai memilih baju dengan menulis status bidan Batu Putu hanya tameng, aslinya wanita penggoda. Perbuatan terdakwa diketahui pada hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2017. Korban yang tak terima melaporkan ke pihak kepolisian.

Sidang ditunda pekan depan dengan agenda nota pembelaan terdakwa atau pledoi. (leo/rie)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Aroma Trafficking di P2TP2A Menyeruak

Deadline Seminggu, RS Harus Tetapkan Tarif Rapid Test

Radartvnews.com- Surat Edaran Kementerian Kesehatan tantang batas tarif tertinggi rapis tes covid 19 sebesar Rp150.000 belum bisa di terapkan di kota tapis...

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus baru. Tim gugus tugas Provinsi...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus...

berita terkait lainnya