Thursday, August 6, 2020

Rezim Tebar Gaduh, Larang Demo Jelang Pelantikan

Most Read

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate...

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan...

Radartvnews.com – Di saat masyarakat tengah merasakan keresahan terhadap kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak pro rakyat, pemerintah justru menunjukkan sikap anti kritiknya dengan mengeluarkan larangan aksi demonstrasi dengan dalih menjaga nama baik negara saat pelantikan presiden dan wakil presiden.

Padahal aksi demonstrasi yang dilakukan selama ini sama sekali tak ada unsur menjatuhkan pemerintahan maupun upaya menggagalkan pelantikan presiden-wakil presiden.

Melainkan bentuk penyampaian aspirasi di muka umum yang juga dilindungi undang-undang dan dilakukan sesuai regulasi yang ada.

Menanggapi larangan ini presiden BEM Universitas Lampung (Unila), Fajar Agung Pangestu menyampaikan, larangan aksi ini justru memperkeruh suasana yang sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Selain itu larangan ini merupakan bentuk pengekangan pemerintah terhadap kebebasan berpendapat.

Berita Lainnya  Kejar Layangan, Bocah Dikeroyok Anjing

Karena itu BEM UKBM Unila saat ini tengah berkoordinasi dengan BEM SI untuk menentukan sikap. Namun, yang jelas apapun kondisinya mahasiswa akan terus bergerak dalam menyuarakan kepentingan rakyat dan bukan untuk menggulingkan kekuasaan pemerintah.

Dia menambahkan, BEM Unila juga berterimakasih kepada Rektor karena sejauh ini pihak Rektorat Unila tidak memberikan larangan maupun sanksi terhadap mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi. (kuh/rie)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.
Berita Lainnya  Kejar Layangan, Bocah Dikeroyok Anjing

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya