Thursday, June 4, 2020

Tilep Dana Desa, Oknum Kades Serakah Dibui

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

UKT Itera Mencekik, Orang Tua Menjerit

radartvnews.com- Orang tua calon mahasiswa baru Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengeluhkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada penerimaan mahasiswa...

Radartvnews.com – Setelah dinyatakan lengkap berkas pemeriksaan, sekitar pukul 16.00 Selasa sore kemarin tim Pidsus Kejari Lampung Timur menjebloskan SK, oknum Kepala Desa Taman Negeri, Kecamatan Way Bunggur Lampung Timur ke Rutan Sukadana.

Tersangka  telah me-mark-up program dana desa tahun 2017, modusnya selain sengaja membuat SPJ atau laporan pertangungjawaban tidak sesuai dengan pelaksananan di setiap kegiatannya.

Mulai pembangunan drainase talud dan gorong-gorong, oknum Kades ini juga memalsukan bukti kas pembayaran dalam bentuk kuitansi harga material, hingga pembayaran untuk upah tukang.

Dari hasil audit BPKP dari total anggaran dana desa 800 miliar rupiah ini, ditemukan kerugian keuangan negara sebesar 120 juta rupiah.

Dan kini atas perbuatanya tersangka terancam 15 tahun kurungan penjara, dijerat dengan Pasal 2 dan 3  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 – sebagai mana telah diubah dengan Undang-undang Nomor  20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (syam/rie)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya