Monday, July 13, 2020

Bawaslu Beberkan Catatan Pemilu 2019

Most Read

2 Pembunuh Pelatih Sepakbola Ditangkap di Riau

Radartvnews.com- Kerja keras tim gabungan Satuan Resmob Polres Lampung Timur dalam mengungkap kasus penemuan jasad lelaki di...

Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 31 Agustus 2020

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperpanjang massa libur sekolah, dengan mengganti  kegiatan belajar mengajar di rumah. Perpanjangan...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 3, Total Kasus Positif 208

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung kembali mengalami penambahan kasus. Hingga minggu 12 juli 2020 gusus...

Adik Temukan Kakak Tewas di Dalam Sumur

Radartvnews.com- Penemuan sesosok mayat didalam sebuah sumur, sontak gegerkan  Warga RT 03/LK 01 kelurahan rejosari, Kecamatan Kotabumi,...

Geger, Video Mesum Mirip Sekdes Beredar

radartvnews.com – Video amatir dari rekaman handphone, diduga mirip sekretaris desa di kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, yang digerebek saat...

Tunggu Terdesak, Rapid Test Massal Dilakukan

Radartvnews.com- Rapid test massal yang rencananya digelar di empat daerah yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah...

Radartvnews.com – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bawaslu membeberkan sejumlah catatan yang dihadapi pada Pemilu 2019 lalu. Mulai dari banyaknya petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, sampai pelanggaran yang terjadi selama pesta demokrasi.

Ketua Bawaslu RI, Abhan menyampaikan beberapa catatan. Salah satunya ditemukannya ribuan pelanggaran yang tersebar pada tiga fase pelaksanaan Pemilu yaitu: di tempat pemungutan suara (TPS) pada masa tenang, saat pemungutan, dan penghitungan suara. “Terdapat pula pengawas pemilu yang menderita sakit sehingga membutuhkan perawatan lebih lanjut dan menderita cidera berat sampai dengan cacat permanen,” kata Abhan di Jakarta, Sabtu (19/10).

Selain itu, secara detil, pada masa tenang terdapat pelanggaran di 3.399 TPS. Kemudian pada persiapan pemungutan suara, pengawas menemukan 6.749.138 pemilih yang belum menerima surat pemberitahuan memilih atau C6. “Bahkan terdapat 3.250 TPS belum terbentuk hingga 16 April 2019 pukul 21.00 waktu setempat. Ada juga sebanyak 17.033 TPS dimana KPPS belum menerima perlengkapan pemungutan suara seperti surat suara dan kotak suara di waktu tersebut,” jelasnya.

Dia juga menerangkan pengawas juga menemukan kotak suara yang diterima KPPS dalam kondisi tidak tersegel di 6.474 TPS. Ditemukan pula 1.534 tempat pemungutan suara (TPS) tidak dapat menyelenggarakan pemungutan suara serentak pada 17 April lalu.

Terkait hal itu, Abhan sebagai pihak terkait memberikan evaluasi pelaksanaan pemilu serentak 2019 lalu. Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai dampak pelaksanaan pemungutan suara secara serentak terhadap peserta pemilu, penyelenggara pemilu, hingga pemangku kepentingan lainnya seperti pemantau pemilu atau masyarakat sebagai pemilih.

“Kedua, perlu dilakukan kerjasama antara penyelenggara pemilu dan kementerian atau lembaga terkait untuk membantu menyediakan sarana dan prasarana. Misalnya jalur transportasi atau alat transportasi yang dapat mempermudah akses distribusi logistik pemilu ke daerah-daerah yang sulit dijangkau,” ucapnya.

Berita Lainnya  ABK Kapal Ikan Tiongkok Sudah 20 Hari Meninggal

Ketiga, perlunya persiapan yang lebih baik dalam melaksanakan pemilu, termasuk peningkatan kapasitas atau pengetahuan kepemiluan terhadap penyelenggara pemilu dalam melaksanakan tugasnya.

“Hal tersebut bertujuan agar masyarakat mau bergabung menjadi jajaran penyelenggara pemilu. Khususnya pada tingkat Kecamatan hingga tingkat TPS. Termasuk pendidikan politik kepada masyarakat yang berada di daerah yang sulit dijangkau,” ujarnya.

Keempat, perlunya perbaikan sistem dalam teknologi informasi yang telah ada saat ini, tidak hanya dalam proses pendaftaran atau pencalonan. “Tetapi juga hingga pemungutan suara berbasis teknologi untuk mempermudah kerja penyelenggara pemilu dalam pelaksanaan maupun pengawasan Pemilu secara serentak,” tuturnya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan tata kelola penyelenggaraan pemilu, terutama rekapitulasi hasil penghitungan suara perlu dievaluasi. Menurut Komisioner KPU RI Hasyim Asy’ari, beban penyelenggara untuk melakukan penghitungan, dan rekapitulasi hasil perolehan suara berat. Karena banyaknya jenis formulir serta limitasi waktu.

“Diharapkan dengan adanya peristiwa yang terjadi sepanjang proses penyelenggaraan Pemilu 2019, dapat menjadi bahan untuk mendesain kembali penyelenggaraan pemilu ke depan,” kata Hasyim, di Jakarta, Sabtu (19/10).

Dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019, petugas Kelompok Penyelenggaa Pemungutan Suara (KPPS), Pantia Pemungutan Suara (PPS), dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang meninggal dunia sebanyak 886 orang, sementara yang sakit mencapai 5.175 orang.

KPU menilai fenomena sakit dan meninggalnya petugas PPK, PPS, dan KPPS tersebut tidak dapat serta-merta dinilai sebagai akibat dari sistem pemungutan penghitungan suara secara serentak dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Meski dalam seleksi, petugas harus memenuhi kriteria-kriteria yang dipersyaratkan, termasuk aspek kemampuan jasmani, serta rohani. (fin/put)

Berita Lainnya  ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

berita pilihan

1 COMMENT

Subscribe
Notify of
1 Comment
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Berita | Bawaslu Beberkan Catatan Pemilu 2019 - radartvnews | PEMILU.ORG
8 months ago

[…] Artikel ini dikopi dari sumber yang dapat dikunjungi disini […]

berita terbaru

Puluhan Ormas Desak Hentikan RUU HIP

Radartvnews.com- Tolak Racangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) puluhan organisasi masyarakat, yang tergabung dalam forum suara masyarakat lampung bersatu mengelar apel...

Cegah Covid 19, Polwan Patroli di Mal

Radartvnews.com- Dengan menggunakan hoover board, sejumlah personel polwan Satlantas Polresta Bandar Lampung patroli ke pusat perbelanjaan (12/7). Polwan ini...

Kasus DBD Turun, Dinkes Klaim Berhasil

Radartvnews.com- Sejak januari hingga juni 2020 terdapat 748 warga Kota Bandar Lampung yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD) dari jumlah itu satu...

Tunggu Terdesak, Rapid Test Massal Dilakukan

Radartvnews.com- Rapid test massal yang rencananya digelar di empat daerah yakni Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Pesawaran hingga kini (12/7)...

berita terkait lainnya