Sunday, July 5, 2020

Enam Bulan Tak Digaji, Nasib Honorer, ’’Romusha’’ Ala DKP

Most Read

DPRD Pesawaran Tuding Bupati Melanggar Perda

Radartvnews.com- Kebijakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menggratiskan seluruh biaya perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan hingga...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Hibah Rp62 Miliar, Tiga Gedung Pemkot Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Tiga gedung bantuan pemerintah Kota Bandar Lampung, untuk Polda Lampung resmi diserahkan (3/7). Gedung 4 lantai...

Gerebek Lapas, 7 Napi dan 25 Gram Sabu Diamankan

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Way Kanan berhasil membongkar peredaran narkotika jenis sabu di dalam Lapas Kelas...

Ribuan Honorer Lampung Diberhentikan

Radartvnews.com- Meski setuju dengan keputusan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer atau tenaga sukarela dari organisasi kepegawaian pemerintahan,  Gubernur...

Dua Sindikat Sabu 40 Kg Dituntut Hukuman Mati

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjung Karang kembali mengelar sidang secara teleconference dengan dua terdakwa Muntasir...

Radartvnews.com – Para tenaga honorer di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung ini mengeluhkan tidak dibayarkannya gaji mereka sejak bulan April 2019. Padahal mereka selama ini bekerja dengan mengantongi Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung di era Gubernur M. Ridho Ficardo, dan surat Perintah Tugas (SPT).

Total sebanyak 35 tenaga honorer yang bekerja di DKP Lampung mengaku tak terima gaji selama tujuh bulan. Berdasarkan SK Gubernur tertulis bahwa masa berlaku SK tersebut terhitung 1 April 2019 – 31 Desember 2019. Mereka memiliki kewajiban sekaligus hak mendapatkan gaji sebesar Rp 1,8 juta per bulan hingga Desember mendatang.

Perwakilan tenaga honorer DKP Lampung, Julvaredy Pratama dan Fitri Eka Sugesti mengatakan, pihaknya bersama tenaga honorer lain sudah menanyakan hal ini ke Plt Kepala Dinas DKP Lampung Makmur Hidayat, namun jawabannya bahwa DKP tak memiliki anggaran. Ia kini bersama tenaga honorer lain berharap Dinas Kelautan dan Perikanan maupun Pemprov Lampung bisa membayarkan gaji.

Sementara, Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan, pihaknya sudah merapatkan persoalan ini bersama pihak-pihak terkait. Dari hasil rapat tersebut Fahrizal menilai ada kekeliruan pada perekrutan tenaga honorer.

Fahrizal mengatakan dalam sistem perekrutan tenaga honorer harus benar-benar sesuai kebutuhan. Bahkan dirinya mengatakan sebenarnya pegawai honorer tak perlu direkrut kecuali Organisasi Perangkat Daerah (OPD) benar-benar membutuhkan.

Sementara kini Pemprov kebingungan untuk mencari solusi dalam membayarkan gaji para tenaga honorer tersebut. Di samping kondisi APBD sedang defisit, Pemprov menilai ada kebijakan yang kurang tepat terkait perekrutan tenaga honorer tersebut.

Kedepan Pemprov Lampung akan melakukan evaluasi terhadap tenaga honorer yang ada. Diketahui, jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemprov Lampung berjumlah 3.000-an orang. Pemprov akan mengurangi tenaga honorer yang ada. (lih/rie)

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Minim Perhatian, Kera Hutan Tirtosari Berkurang

Radartvnews.com- Beginilah kondisi kawanan kera ekor panjang atau macaca fascicularis yang berada di taman hutan kera tirtosari, Teluk Betungutara, Bandar Lampung yang...

1.683 UMKM dan Koperasi Dapat Bantuan

Radartvnews.com- Pandemi covid-19 memberikan dampak disegala sektor, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi yang ada di...

Pria Anonim Ditemukan Membusuk di Sumur

Radartvnews.com- Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di lubang sumur di kawasan wisata swadaya, desa gondang rejo, kecamatan Pekalongan, Lampung Timur, sabtu petang...

berita terkait lainnya