Sunday, May 31, 2020

Imbas Kemarau, Petani Gagal Panen

Most Read

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Hina Bidan, IRT Dikurung Badan

Radartvnews.com - Jaksa penuntut umum, Eka Aftaria mengungkapkan, Sunena, bersalah melakukan perbuatan melawan hukum, sebagaimana Pasal 27...

Fraksi PKB Lampung: Hadapi New Normal, Protokol Kesehatan Ponpes Harus Diperhatikan

Radartvnews.com- Kebijakan new normal yang akan diterapkan pemerintah pusat diharapkan dapat menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam masa...

Korsleting Lisrik, Gudang Tenda Ludes Terbakar

Radartvnews.com- Gudang penyewaan tenda di Teluk Betungtimur, Bandar Lampung, ludes terbakar, rabu 27 mei 2020.

Daftar Calon Tetap DCT Anggota DPRD Kota Metro

KPU Kota Metro mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) Anggota DPRD Kota Metro pada Pemilu Serentak tahun 2019, DCS tersebut...

Pil Penenang Bawa Mahasiswa Ke Meja Hijau

Terdakwa diketahui beranama Kevindra Gunawan, seorang mahasiswa di Bandar Lampung yang merupakan warga Jalan Dewi Sartika, kelurahan Gulak Galik,...

Radartvnews.com – Menurunnya debit air karena kemarau panjang, mengakibatkan aliran air yang mengairi persawahan di Desa Neglasari, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, sehingga petani gagal panen.

Masyarakat Desa Neglasari mengeluhkan kurangnya debit  air yang berdampak keringnya sawah mereka sehingga padi menjadi kerdil dan buah padi menjadi hampa tidak berisi, serta  banyak batang padi yang mati kekeringan, dan hasil panen mereka menjadi tidak maksimal. Penurunan hasil panen petani mencapai 70 persen. Dibanding tahun kemarin, angka ini mengalami peningkatan dan berdampak pada pendapatan petani.

Sementara, Kepala Desa Neglasari mengatakan kemarau tahun ini dinilai parah, dibanding tahun sebelumnya, sehingga mengakibatkan ratusan hektar sawah di Desa Neglasari menjadi gagal panen.

Baik kepala maupun masyarakat Neglasari sangat mengharapkan agar pemerintah kedepannya dapat membantu pembenahan pengairan, bibit-bibit, dan pupuk subsidi. Karena tahun ini petani mengalami puso atau gagal panen. (sas/bow)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Update Covid 19 Lampung 27 Mei: Kasus Positif 118, 2 Meninggal

Radartvnews.com- Jumlah pasien positif covid-19 di Lampung rabu 27 mei 2020 kembali bertambah. Penambahan 2 pasien terkonfirmasi positif covid-19 merupakan pasien nomor...

berita terkait lainnya