Saturday, August 8, 2020

Pasal Sertifikat Tanah, Celurit Anak Renggut Nyawa Bapak

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Hakim Vonis Mati 5 Sindikat Sabu

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang mengelar sidang online atau teleconference , kamis siang  (6/8) dengan ...

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 4, Kasus Positif Tembus 300

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih mengalami peningkatan. Hingga jumat 7 agustus 2020 ini jumlah...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Radartvnews.com – Warga Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, dihebohkan tewasnya Ahmad Kasian 70 tahun yang dibunuh anak kandungnya Dwi Tanoyo 30 tahun, Rabu malam sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi dihimpun penganiayaan yang dilakukan Dwi Tanoyo terhadap ayah kandungnya Ahmad Kasian dilakukan tanpa sebab, sebelum kejadian ada empat orang yang sedang mengobrol di dapur rumah yakni ibu dan adik pelaku serta dua orang lainnya, lalu tiba-tiba Dwi masuk ke dapur dan bertanya sedang membicarakan apa.

Tanpa sebab Dwi yang memegang arit langsung menyabetkan arit tersebut ke leher ayahnya namun ditepis korban hingga mengenai bagian ketiak. Korban sempat dilarikan ke RSUD Pringsewu namun nyawanya tak terselamatkan.

Berita Lainnya  Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis mengatakan, pelaku berencana meminjam sertifikat rumah kepada ayahnya untuk dianggunkan ke bank untuk digunakan modal usaha, namun ayahnya tidak setuju dengan rencanana tersebut, dan pelaku diam-diam mengambil sertifikat di lemari langsung dibawa ke bank.

Lalu pihak bank melakukan survey ke rumah korban dan meminta persetujuan dari Ahmad Kasian selaku pemilik rumah, namun Ahmad menolak untuk tanda tangan, lantaran sakit hati pelaku melampiaskan amarahnya kepada korban.

Sementara, tersangka Dwi Tanoyo sudah diamankan petugas ke Mapolsek Pagelaran. (win/rie)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya