Thursday, June 4, 2020

Managemen Buruk Alasan Dokter RSUD Ryacudu Ngambek

Most Read

Melawan Petahana Way Kanan, Pasangan ’’Jujur’’ &’’Hasbi’’ Bubar

Radartvnews.com- Pasangan yang sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan melakukan perubahan formasi....

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Update Covid-19 3 Juni 2020: Kasus Positif Tetap 136, Sembuh Jadi 83

Radartvnews.com- Jumlah kasus pasien positif covid-19 di Provinsi Lampung rabu 3 juni 2020 tak mengalami peningkatan. Kasus...

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal...

Mobil Pengangkut Sapi Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan 1 kilogram sabu ke pulau jawa. Untuk mengelabui...

Radartvnews.com- Dokter spesialis di Rumah Sakit Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara buka suara terkait polemik mogoknya dokter spesialis bekerja di rumah sakit. Dokter spesialis meminta manajemen rumah sakit umum daerah ryacudu mengganti Pelaksana Tugas Direktur.

Dokter menilai selama kepemimpinan direktur saat ini manajemen rumah sakit mengalami kemunduran bahkan jauh lebih buruk dari sebelumnya.

Ada beberapa point yang disampaikan perwakilan para dokter spesialis yaitu mempertanyakan sisa insentif tahun sebelumnya, kepastian insentif tahun 2020/serta perombakan manajemen dirumah sakit ryacudu kotabumi.

“kami minta perombakan magemen karena membuat ami resah dan tidak nyaman, kami juga meminta sisa tunjangan tahun 2018/2019 yang belum dibayar,” kata dr.Joko Susilo Spesialis Anatesis.

Pj. Sekretaris Daerah yang menerima tampungan aspirasi dan keinginan mereka menegaskan jika tunjangan pada tahun sebelumnya dipastikan tidak akan dibayarkan. Karena hal tersebut bukan masuk pada beban hutang yang wajib dibayarkan.

“kita akan tindaklanjuti saran dari dokter untuk kebaikan managemen rumah sakit dan pasien kita sudah anggarkan untuk tunjangan,” ungkap Sofyan.

Sofyan menambahkan terkait permintaan perombakan manajemen dirumah sakit tak dapat dilakukan secara terburu-buru karena kan dipelajari terlebih dahulu.(sas/san)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Harga Cabai Anjlok, Pemprov Lampung Cari Solusi

Radartvnews.com- Dimasa pandemi covid 19 harga cabai ditingkat petani anjlok. Saat ini harga cabai dijual Rp6000 samapi Rp8000 perkilogramnya, kondisi ini memepersulit...

Korban Melawan, Begal Gagal Beraksi

Radartvnews.com- Kawanan begal kembali beraksi di Lampung Utara, Nursali warga panaragan jaya, kabupaten Tulang Bawangbarat menjadi korban pembegalan, senin malam (1/6).

Penerapan New Normal, Mesuji dan Lamtim Dikaji

Radartvnews.com- Tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 telah mendata ada 102 kabupaten/kota yang bisa menerapkan new normal ditengah pandemi covid-19. Dari 102...

berita terkait lainnya