Wednesday, August 5, 2020

Buruh Bergerak Tolak Omnibus Law & Kenaikan BPJS

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Empat Pejabat Eselon II Pemprov Lampung Turun Jabatan

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan evaluasi terhadap jajaran pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung....

Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh Lampung menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor DPRD Provinsi Lampung, senin siang (20/1).

Aksi ini digelar untuk memperjuangkan sejumlah tuntutan buruh diantaranya menolak kenaikan iuran BPJS kesehatan, menolak pembahasan omnibus law, menolak revisi UU ketenagakerjaan, serta peraturan pemerintah no 78 tahun 2015.

Pasalnya RUU ini dinilai tidak berpihak serta sangat merugikan kaum buruh dimana dalam RUU  Omnibus Law cipta lapangan kerja ini nantinya akan menghapus upah minimum dengan diganti dengan upah per-jam.

Kemudian menghilangkan upah minimum, menghilangkan pesangon, outsourcing dan kontrak kerja yang bebas, masuknya TKA yang tidak memiliki kemampuan, hilangya jaminan sosial, serta dihapuskannya sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak memberikan hak-hak buruh.

Selanjutnya buruh juga menolak kenaikan iuran BPJS kesehatan, kemudian menolak revisi revisi UU ketenagakerjaan, serta peraturan pemerintah no 78 tahun 2015 tentang pengupahan dan formula kenaikan upah minimum  yang menyengsarakan kehidupan para kaum buruh dan rakyat Indonesia.

Berita Lainnya  Kejar Layangan, Bocah Dikeroyok Anjing

“RUU ini dinilai tidak berpihak serta sangat merugikan kaum buruh dimana dalam RUU  Omnibus Law cipta lapangan kerja ini nantinya akan menghapus upah minimum dengan diganti dengan upah per-jam,” kata Sulaiman Ibrahim Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia.

Menanggapi tuntutan ini, anggota komisi V DPRD Lampung Apriliati menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi massa ke pemerintah pusat. Menurutnya berkas usulan penolakan yang telah diterimanya akan dilaporkan kepimpinan.

“RUU omnibus law cipta lapangan kerja ini adalah masuk ranah pemerintah pusat, sehingga DPRD Lampung hanya bisa merekomendasikan usulan teman-teman buruh untuk dapat di pertimbangkan di DPR RI,” jelas Aprilianti.

Sementara itu aksi unjuk rasa penolakan RUU  omnibus law cipta lapangan kerja ini juga dilakukan serentak di 20 provinsi di Indonesia.(krp/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.
Berita Lainnya  Kejar Layangan, Bocah Dikeroyok Anjing

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya