Sunday, August 9, 2020

Ribuan Honorer Lampung Diberhentikan

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Meski setuju dengan keputusan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer atau tenaga sukarela dari organisasi kepegawaian pemerintahan,  Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tetap akan melakukan penyaringan dalam memberhentikan tenaga honorer yang ada di dalam organisasi kepegawaian pemerintah Provinsi Lampung.

Arinal Djunaidi menjelaskan, prinsipnya ketika tenaga honorer atau tenaga sukarela memang benar-benar di butuhkan oleh instansi maka akan ada pertimbangan khusus, namun jika tenaga honorer ini hadir karena keinginan orang-perorang atau titipan, maka di pastikan akan di berhentikan.

Tidak bisa dipugkiri jika saat ini jumlah pegawai dengan kemampuan keuangan yang dimiliki oleh pemerintah provinsi lampung sudah tidak sesuai.

Hal ini menjadi salah satu penyebab pembangunan infrastruktur di Lampung banyak yang terbengkalai karena biaya langsung untuk pembangunan infrastruktur lebih kecil daripada biaya belanja tidak langsung yang di gunakan untuk mengaji pegawai.

Berita Lainnya  Branti Dikembangkan Jadi Ekonomi Wisata

“perinsipnya bila dibutuhkan oleh instansi maka kita punya pertimbangkan untuk dipertahankan bila kehadiran mereka keinginan perorangan namun di instansi kelebihan maka akan ada pertimbangan, karena pegawai kita dengan kemampuan keuangan sudah tidak sebanding,” ujar Arinal Djunaidi.

Sementara itu, berdasarkan hasil rapat yang dilakukan oleh DPR RI bersama kementerian PAN RB dan BKN sepakat untuk memastikan tidak ada lagi status pegawai honorer yang bekerja di instansi pemerintah selain PNS dan PPPK.

Hal ini juga sesuai dengan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dimana di birokrasi pemerintahan memang tak ada istilah tenaga honorer namun hanya ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).(krp/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Branti Dikembangkan Jadi Ekonomi Wisata

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya