Tuesday, July 14, 2020

Corona Hantui Orang Tua Mahasiswa

Most Read

DA Petugas P2TP2A Cabul Ditahan, Polda Bidik Tersangka Baru

Radartvnews.com- D-A petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur, akhirnya ditahan di Polda...

Simpan Sabu, Oknum Kadus Bersama Teman Wanita Ditangkap Polisi

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara berhasil meringkus Hendra oknum kepala dusun, desa padang ratu, Kecamatan...

KPK Periksa Kantor Bupati Lampung Selatan

radartvnews.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (13/7) menggeledah kantor Bupati Lampung Selatan. Kedatangan Tim antirasuah ini sekitar pukul...

Ribuan Honorer Lampung Diberhentikan

Radartvnews.com- Meski setuju dengan keputusan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer atau tenaga sukarela dari organisasi kepegawaian pemerintahan,  Gubernur...

KPK: Penggeladahan Kantor Bupati dan Dinas PUPR Terkait Suap Zainudin Hasan

Radartvnews.com- Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan di Kantor Bupati Lampung Selatan, senin siang (13/7).

Suksesi PAN Lampung, Irham Djafar Siap Lawan Adik Zulkifli Hasan

Radartvnews.com- Jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PAN Lampung, Irham Djafar Lan Putra mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua...

Radartvnews.com- Orang tua mahasiswa yang anaknya menempuh pendidikan di negara Tiongkok terus dihantui ketakutan. Di  Lampung, orang tua mahasiswa meminta pemerintah tak hanya fokus di Wuhan namun terus memantau warga negara indonesia di wilayah lainya.

Hamidah warga perumahan BTN 3 Kecamatan Wayhalim, Kota Bandar Lampung hanya berdoa dan menunggu kabar anak dan menantunya yang sedang menempuh pendidikan di kota Guangzhou Provinsi Guangdong, Tiongkok.

Sesekali Hamidah mencoba menghubungi Faiz Hamdi Suprahman anak lelaki satu-satunya dan Amrina Rosyada menantunya namun tak dapat tersambung, terkahir kali  Hamidah mendapatkan kabar selasa siang (28/1).

Berita Lainnya  Tunawisma Tewas di Depan Ruko

Berdasarkan cerita dari Faiz, otoritas setempat melarang warga untuk beraktivitas diluar rumah sementara konsumsi maknan di jatah dua kali sehari.

Hamidah meminta kepada pemerintah agar tak hanya memikirkan WNA yang sedang berada di Wuhan, namun juga kota-kota lain di Tiongkok. “pemerintah jangan hanya lihat di Wuhan tapi kota lainya juga, melaui WA terus telpon pernah tanya dia bialng tempat saya nggak papa,” kata Hamidah.

Kota Guangzhou merupakan kota terbesar di Cina Selatan, kota tersebut berjarak 800 kilo meter dari Wuhan pusat penyebaran virus corona.(sah/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Puluhan Ormas Desak Hentikan RUU HIP

Vonis Online Sang Pengadil (News Trending Seg1)

Persidangan elektronik bukan barang baru di Indonesia. Lewat kebijakan e-Court dan e-Litigation, pengadilan sudah menerapkan sidang elekronik sebelum masa pandemi Covid-19. Namun, persidangan elektronik...

Lampura Gempa 3,9 Magnitude

Radartvnews.com- Gempa bumi dengan kekuatan 3,9 magnitude terjadi di Lampung Utara, senin 14 juli 2020 pukul 02.24 WIB. Gempa tersebut terjadi di...

Grab Bantu UMKM Bandar Lampung Lewat #TerusUsaha

Radartvnews.com- Hari ini Grab Indonesia meluncurkan Program #TerusUsahadi Bandarlampung. Program ini didedikasikan untuk membantu UMKM mampu berkembang dan beradaptasi dalam memasuki tatanan...

Tunawisma Tewas di Depan Ruko

Radartvnews.com- Warga yang melintas di jalan teuku umar, kelurahan surabaya, Kedaton, Bandar Lampung, senin siang (13/7) di kagetkan dengan penemuan tunawisma yang...

berita terkait lainnya