Tuesday, September 28, 2021

RSUDAM Menuai Kecaman, Arinal: Sanksi Tegas, DPRD: Sontoloyo!

TERBARU

radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyiapkan sanksi tegas manajemen Rumah Umum Sakit Daerah Abdul Moloek (RSUDAM) jika terbukti menelantarkan pasien. Arinal Djunaidi angkat suara terkait kematian pasien di selasar RSUDAM. jika benar ada pelanggaran Gubernur Lampung ini tak akan memberi ampunan kepada manajemen rumah sakit

“saya akan berikan sanksi bila terdapat seperti itu,” jelas Arinal Djunaidi

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, menurutnya Pemprov Lampung akan melakukan pengecekan untuk melihat kronologis kejadiaannya. Jika memang terbukti pasien di telantarkan sanksi tegas menanti.

“nanti kita akan bentuk tim menentukan kebenaran informasi ini kita lihat bagaimana kronologis akan kita lihat dulu,”  ungkap Fahrizal Darminto.

Sementara peristiwa meninggalnya Muhamad Rezki Mediansori warga desa palaspasemah, kecamatan palas Lampung Selatan di selasar RSUD Abdul Moeloek yang diduga ditelantarkan ini menarik perhatian banyak pihak.

Anggota komisi V Deni Ribowo mengaku kecewa dengan buruknya pelayanan rumah sakit plat merah ini. Menurutnya manajemen harus segera berbenah di semua aspek mulai dari seluruh perawat dan dokter harus menanamkan rasa empati di dalam hati saat melayani pasien serta harus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat apapun latar belakangnya.

“jika RSUD Abdul Moeloek tidak benar benar melakukan pelayanan dengan baik perlu ada evaluasi khusus di tingkatan manajerial sampai staf di bawah,” kata Deni Ribowo.

Dirinya menambahkan dalam waktu dekat komisi V akan menentukan sikap dan memanggil pihak managemen rumah sakit terkait kasus ini.(krp/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULAR

SEKHDAM : Film Kolaborasi Sineas Lampung Usung Kearifan Lokal

Bandarlampung – Komite Film Dewan Kesenian Lampung (DKL) berkolaborasi dengan puluhan komunitas dan sineas muda memproduksi film bernafaskan kearifan lokal. Ketua Komite Film DKL Dede...

berita terkait lainnya