Monday, June 1, 2020

Gadai Mobil Kredit Divonis 10 Bulan

Most Read

WFH Berakhir, ASN Siap Ngantor

Radartvnews.com- Pemerintah pusat akan menerapkan aturan new normal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah daerah diminta melakukan...

Identitas Diketahui, Pelaku Bom Molotov Rumah Panitera Belum Ditangkap

Radartvnews.com- Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung masih mempelajari rekam cctv guna menangkap pelaku pelemparan bom...

Update Covid 19 di Lampung, Kasus Positif Tambah 1, 4 Sembuh

Radartvnews.com- Hingga 31 mei 2020, tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Provinsi Lampung mencatat, terdapat penambahan...

Pringsewu dan Kota Metro Masuk Indikator New Normal

Radartvnews.com- Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 menetapkan 11 indikator untuk daerah siap menerapkan new normal. Salah...

New Normal, Rumah Ibadah Harus Ada Surat Bebas Covid-19

Radartvnews.com- Menteri Agama Republik Indonesia Fachrul Razi menerbitkan panduan baru tentang kegiatan keagamaan di rumah ibadah pada...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com-Bagi masyarakat baiknya berhati-hati jika mengadaikan mobil kendaraan menjadi objek jaminan fidusia. Di Bandar Lampung seorang warga harus berurusan dengan hukum dan mendekam lama di balik jeruji besi usai divonis bersalah dan dijatuhkan hukuman sepuluh bulan penjara.

Terdakwa Irvan Iandriawan warga jalan jati, kelurahan tanjung raya, kedamaian, Bandar Lampung divonis sepuluh bulan penjara serta dikenakan denda Rp 10.000.000 jika tidak dibayar digantikan hukuman 2 bulan penjara.

Terdakwa menjalani sidang putusan guna mempertangungjawabkan perbuatan yang dilakukan awal oktober 2017 lalu. Terdakwa membeli mobil mini bus  bekas secara kredit di PT BFI Finance.

Namun pada oktober 2018 terdakwa  tidak lagi melakukan pembayaran dan mobil digadaikan kepada rekanya tanpa seizin atau persetujuan PT BFI Finance akibatnya terdakwa dijerat pasal 36 undang-undang RI Nomor 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia.

Fajar Winada selaku pihak perusahaan mengaku menghormati proses hukum. Hal ini sebagai edukasi kemasyarakat agar lebih memahami isi perjanjian kredit. “pada dasarnya kami terimaksih putusan sudah terbaik, ini sebagi edukasi setiap proses perjanjian seperti kredit ada konsekuensi hukum,” jelas Fajar Winada.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut selama 12 bulan, atas putusan itu terdakwa dan juga jaksa menyatakan pikir-pikir.(lds/san)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Tahun Ajaran Baru, KBM Dibagi Dua Shift

Radartvnews.com- Pemerintah pusat menetapakan 13 juli 2020 dimulainya proses pembelajaraan tahun ajaran baru, termasuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021 pada...

berita terkait lainnya