Friday, August 14, 2020

Pengangkatan 23 Honorer DPRD Disoal

Most Read

Unila Akui Kesulitan Keuangan, Janji Beri Keringanan Biaya Kuliah

Radartvnews.com- Pihak Rektorat Univeritas Lampung atau UNILA memastikan tengah terbelit masalah keuangan. Selain pemotongan anggaran penyelenggaraan pendidikan...

Oknum Perwira Polda Lampung Diduga Selundupkan Sabu 1 Kilogram

Radartvnews.com- Dalam rilis yang digelar Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung (13/8), Kepala BNNP Lampung Brigjend Pol...

Pejabat Lampung Gabung Ormas PBL

Radartvnews.com- Gubernur Lampung, Kapolda, Danrem 043 Garuda Hitam, Rektor Unila, Rektor UIN Raden Intan dan Rektor Itera...

Nasir Siap Antar Dendi-Marzuki ke KPU

Radartvnews.com- Kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Pesawaran M.Nasir berjiwa besar meski tak direkomendasikan PDI Perjuangan untuk maju...

Geger Bandara Branti, Kabin Pesawat Citilink Disusupi

Radartvnews.com- Penerbangan pesawat citilink di Bandara Radin Intan II Lampung-Halim Perdanakusuma Jakarta, rabu pagi (12/8) geger. Satu...

Gaji ke 13 Pemprov Lampung Terganjal Kemendagri

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) bersabar, pasalnya Pemprov Lampung belum bisa mencairkan gaji...

Radartvnews.com- Fraksi Demokrat dan PKS menyayangkan adanya indikasi titipan pimpinan DPRD Lampung tentang usulan pengangkatan tenaga honorer sebanyak 23 orang. Hal ini menyalahi aturan yang sudah di tentukan oleh pemerintah pusat.

Ketua fraksi Demokrat Hanifal mengaku terkejut atas adanya pengangkatan tenaga honorer, berdasarkan moratorium pemerintah pusat tidak ada lagi pengangkatan dan mempertahankan honorer yang masih melaksanakan tugasnya. Namun, yang di lakukan oleh unsur pimpinan malah sebaliknya.

Sikap tegas dari lembaga legislatif khususnya pimpinan DPRD harus dilakukan, untuk menjalankan moratorium yang di perintahkan. Bahkan upaya Gubernur Lampung yang memberhentikan kurang lebih 300 orang tenaga honorer untuk ditinjau ulang dan dipertimbangkan.

Berita Lainnya  Pemkot Metro Gelar Sekolah Tatap Muka 24 Agustus

“saya terkejut juga kan kita sepakat moratorium bahwa tidak ada pengangkatan honorer lagi dan kita mempertahankan honorer yang masih bertugas,” kata Hanifal.

Sementara, sekretaris fraksi PKS DPRD Lampung Ade Utami Ibnu ikut angkat bicara pihaknya sangat mendukung langkah Gubernur Lampung memoratorium tenaga honorer, tapi  sikap tersebut harus tegas juga dilakukan oleh pimpinan DPRD untuk tidak pandang bulu. Jangan ada pengangkatan tenaga honorer baru yang kesanya disembunyikan.

“kita mendukung untuk ditegakan apa yang sudah disebut pak gubernur kalau tidak ada pengangkatan ya tidak ada jangan sembunyi-sembunyi,” jelas Ade Utami Ibnu.

Ini harus sejalan, ketika moratorium dijalankan berarti semuanya harus tidak ada usulan atau penerimaan honorer.(dry/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Pemkot Metro Gelar Sekolah Tatap Muka 24 Agustus

Tambah 7 Kasus Baru, Jumlah Positif Jadi 327 di Lampung

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung terus bertambah. Data dari satuan tugas  covid-19 Lampung mencatat ada 7 kasus baru pada...

Usai Musda, 40 Kader Golkar Test Swab

Radartvnews.com- Pasca Musda Partai Golkar ke-X Lampung Utara, sebanyak 40 kader jalani swab test. Ini dilakukan setelah salah satu kader terkonfirmasi covid-19.

Nestapa Membelit di Perumahan Elit (News Trending Seg3)

Nestapa Membelit di Perumahan Elit Kesewenang-wenangan PT Citra Lestari Indah Perkasa penyedia keamanan perumahan mewah Villa Citra Bandarlampung menuai sorotan. Puluhan tenaga keamanan yang telah...

berita terkait lainnya