Thursday, July 9, 2020

Hujan Deras 7 Tahanan Polsek Natar Kabur Jebol Plafon, 3 Ditangkap

Most Read

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Honor Guru Rp 5,9 Miliar, Per bulan Terima Rp200.000

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung memberikan bantuan bagi guru honor murni...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

ASN Inspektorat Peras Kades Program PTSL

Radartvnews.com- Polda Lampung membenarkan, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung Timur 4 juli 2020. Dalam OTT...

Radartvnews.com- Tujuh Tahanan Kepolisian Sektor Natar Resort Lampung Selatan melarikan diri dengan cara merusak pelapon sel tahanan, kamis dini hari sekira pukul 03:00 WIB (13/2).

Tahanan berhasil meloloskan diri dari sel tahanan  dengan cara merusak pelafon kamar tahanan saat hujan deras. Hingga kamis siang, tiga dari tujuh tahanan yang kabur kembali berhasil ditangkap sementara empat lainnya masih dalam pengerjaran.

Aparat kepolisian Polres Lampung Selatan dan Satreskrim Polsek Natar masih terus melakukan pengejaran terhadap empat tahanan lainnya.

Adapun nama nama tahanan yang masih dalam pengejaran petugas ialah Sopiyan, Putra Senjaya, M.Javab dan Deni Kurniawan. Keempat tahanan masuk dalam  Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron. Sementara  tiga tahanan yang berhasil kembali ditngkap ya itu M .Dimas Prasetyo, Angga Hermawan dan Ridho Destriansyah.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo mengatakan pihaknya hingga kini masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap ke empat tahanan yang kini masih buron.

“Ada laporan dari Kapolsek Natar ada tahan melarikan diri saat hujan deras dini hari, tujuh orang tahanan kabur namun petugas sigap saat mengetahui tahanan hilang langsung melakukan penyisiran dan menangkap tiga tahanan,” jelas AKBP Eddie Purnomo.

Eddie Purnomo menambahkan, pihaknya sudah menghubungi keluarga agar tahanan yang kabur untuk menyerahkan diri dan mengukuti porses hukum sesuai yang berlaku. “Kami sudah menghubungi keluarga bila mengetahui untuk lapor dan menyerahkan diri,” imbuhnya.   

Hingga kini tim gabungan yang terdiri dari anggota Reskrim Polsek Natar bersama Satres Polres Lampung Selatan dibantu jajaran Dirkrimsus Polda Lampung masih melakukan kordinasi dan melakukan pencarian di beberapa lokasi yang di duga menjadi tujuan pelarian dari para tahanan.(rmd/san)

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg2)

Bom Waktu Limbah Medis Corona Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan...

Bom Waktu Limbah Corona (News Trending Seg1)

Terlalu prematur mengidentifikasi pola Covid-19 segera berakhir. Ancaman gelombang kedua sewaktu-waktu datang sebagai risiko dari pelonggaran karantina dan penerapan kenormalan baru. Pasien...

Bupati Pesawaran Diminta Buka Tembok Penutup Jalan

Radartvnews.com- Berurai air mata, puluhan warga desa sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran menyambangi kantor Bupati Pesawaran (7/7). Puluhan...

Jerat Syahwat Petugas PPA, Pola Rekrutmen P2TP2A Bobrok

Radartvnews.com- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Lampung selaku dinas yang menaungi Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di...

berita terkait lainnya