Thursday, October 1, 2020

Pemerintah perlu Segera Membuat Crisis Center Pengendalian Virus Corona

Most Read

Polisi Tetapkan Kabid Dinas PMPTSP Jadi Tersangka OTT

Radartvnews.com- Usai dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung (29/9/20) dua orang...

Beda RS Beda Diagnosis, TCM di Lampung Akurat Tak Pernah Gagal

Radartvnews.com- Satuan tugas covid-19 Lampung angkat bicara terkait status Bupati nonaktif Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto yang sebelumnya dinyatakan positif...

Akhir September 894 Positif Corona, Meninggal Tambah 3 di Lampung

Radartvnews.com- Di penghujung bulan spetember 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung terus mengalami penambahan. Gugus tugas covid-19 Provinsi...

Kepala Pengadilan Negeri Kotabumi Positif Corona, Kantor Tutup 4 Hari

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 Lampung Utara terus bertambah, 30 september 2020 tercatat ada 10 orang penambahan kasus baru...

Lawan Begal, Buruh Pabrik Kena Bacok

Radartvnews.com- Nasib naas menimpa Senen, seorang buruh pabrik singkong yang nyaris menjadi korban pembegalan, selasa malam 29 september 2020. Warga...

Tambah 24, Konfirmasi Positif 875 Orang di Lampung

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Hingga selasa 29 september 2020 ini ada penambahan...

radartvnews.com-Pemerintah perlu segera membuat Crisis Center terkait pengendalian virus corona. Demikian kesimpulan yang mengemuka dalam diskusi terbatas di kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di jalan Veteran II No. 7C Jakarta, pada Selasa pagi (3/2).

Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus

Diskusi diselenggarakan merespons pernyataan Presiden Joko Widodo, satu hari sebelumnya, dimana dua warga Indonesia dipastikan terkena virus corona. Kedua warga Indonesia tersebut saat ini sedang dirawat secara intensif di RSPI Sulianti Saroso, Sunter Jakarta. Sesaat setelah pengumuman Presiden kemarin, warga masyarakat secara spontan berbondong-bondong membeli masker dan hand sanitizer di sejumlah apotek. Bahkan kepanikan warga terlihat juga di sejumlah supermarket di Jakarta dengan memborong
bahan-bahan pokok (sembako) seperti beras, telur, mie instans dan air mineral.

“Saya kira kepanikan warga terjadi secara spontan dan itu lumrah terjadi. Sebaliknya pemerintah perlu menyikapi dengan bijak dan antisipatif, yang intinya memberi rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dalam menghadapi situasi krisis terkait virus corona ini,.” demikian Firdaus, Ketua Umum SMSI.

Berita Lainnya  Beda RS Beda Diagnosis, TCM di Lampung Akurat Tak Pernah Gagal

Lebih lanjut Firdaus mengatakan crisis center yang dimaksud, bertujuan diantaranya menyediakan informasi dan tahapan langkah-langkah yang seharusnya dilakukan oleh para pihak, khususnya warga masyarakat dan para pelaku usaha dalam menghadapi situasi krisis yang diakibatkan merebaknya virus Covid-19 di bumi nusantara ini. Bentuk respon cepat pemerintah juga sangat diperlukan terutama agar dampak virus Corona ke sektor perekonomian serta pariwisata dapat diminimalisir.

Firdaus juga menghimbau kepada seluruh anggota SMSI yang berjumlahnya lebih dari 1000 media online dari sabang sampai merauke, untuk mengantisipasi berita-berita Hoax terkait virus Corona yang mulai tersebar di media sosial dengan cara menyajikan informasi jernih dan berbasis data. “Masyarakat kita perlu dihadirkan berita-berita sejuk dan edukatif terkait virus Corona ini, dan itu adalah tugas kita sebagai media sahabat masyarakat,” demikian pungkas Ketua Umum SMSI.(Rls)

Berita Lainnya  Pengesahan APBDP 2020, Lampung Defisit Rp136,9 Miliar

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terkait lainnya