Wednesday, August 5, 2020

Manisnya Gula Bikin Polda Kecolongan

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Empat Pejabat Eselon II Pemprov Lampung Turun Jabatan

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan evaluasi terhadap jajaran pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung....

Radartvnews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung geram terhadap perusahaan gula di Lampung yang diduga dengan sengaja menimbun gula pasir ditengah merebaknya virus corona atau covid-19.

Diketahui, Bareskrim Mabes Polri beberapa hari lalu membongkar adanya stok gula pasir sekitar 75 ribu hingga 100 ribu ton milik PT Gunung Madu Plantations (GMP) yang tak didistribusikan.

DPRD Lampung melalui Komisi I dan Komisi 2 menyayangkan hal ini bisa terjadi. Bahkan menyayangkan juga pihak Kepolisian Daerah Lampung yang dinilai kecolongan terkait hal ini karena justru Bareskrim Mabes Polri yang mengungkap.

Anggota Komisi I DPRD Lampung Watoni Nurdin mengatakan, Polda Lampung seharusnya melakukan pengawasan serta penegakan hukum terkait adanya perusahaan yang dengan sengaja menimbun ditengah isu virus corona.

Bagaimana polisi melakukan penertiban dan menciptakan rasa aman dengan menindak spekulan menimbun sembako,” kata Watoni Nurdin.

Sementara Sekretaris Komisi II  Dprd Lampung Sahlan Syukur menyayangkan adanya dugaan penimbunan gula sehingga membuat di lampung mengalami kelangkaan gula karena diketahui Lampung merupakan lumbung gula pasir.

Sahlan juga meminta ketegasan dari pemerintah provinsi Lampung terkait persoalan ini khususnya tentang alur distribusi gula.

“Lampung mempunyai pabrik besar gula terkait penangkapan Bareskrim di pabrik gula yang menimbun kita apresiasi,” jelas Sahlan Syukur.

Sementara Kapolda Lampung Irjend Pol Purwadi Arianto enggan memberikan keterangan terkait dugaan  penggerebekan penimbunan gula di perusahaan di Lampung. Kapolda meminta awak media untuk menanyakan langsung ke satgas pusat, disingung Polda Lampung kebobolan Kapolda engan menjawab.(lds/san) //

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya