Wednesday, September 23, 2020

Manisnya Gula Bikin Polda Kecolongan

Most Read

Lampung Daerah Pertama di Indonesia Terapkan Mapel Anti Korupsi

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung  akan menambah mata pelajaran baru untuk siswa di...

Besok, Penetapan Tanpa Kehadiran Paslon

Radartvnews.com- KPU Lampung Timur telah melakukan verifikasi perbaikan administrasi kelengkapan berkas peryaratan bakal calon. Namun, ketetuan tiket untuk pasangan para...

Kotak Amal Masjid Dibobol Wanita

Radartvnews.com- Aksi pencurian uang di kotak amal masjid kembali terjadi di Bandar Lampung. Seorang wanita mengenakan pakaian merah dan...

5 Daerah Bandar Lampung Rawan Politik Uang, Bawaslu Ajak Viralkan C1 Plano

Radartvnews.com- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar (22/10/20)Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada pemilihan Walikota dan wakil Walikota Bandar Lampung tahun 2020, ...

Nasir-Naldi Komitmen Patuhi Maklumat Kapolri Terapkan Protokol Kesehatan

Radartvnews.com- Pasangan bakal calon Bupati Pesawaran M Nasir dan seluruh tim Bersinar berkomitmen akan mematuhi Maklumat Kapolri tentang kepatuhan...

Lampung Tengah Sumbang 16 Kasus Konfirmasi Positif Covid-19

Radartvnews.com- Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Provinsi Lampung kembali mencatat tambahan kasus konfirmasi positif covid-19. Pada selasa 22 september...

Radartvnews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung geram terhadap perusahaan gula di Lampung yang diduga dengan sengaja menimbun gula pasir ditengah merebaknya virus corona atau covid-19.

Diketahui, Bareskrim Mabes Polri beberapa hari lalu membongkar adanya stok gula pasir sekitar 75 ribu hingga 100 ribu ton milik PT Gunung Madu Plantations (GMP) yang tak didistribusikan.

DPRD Lampung melalui Komisi I dan Komisi 2 menyayangkan hal ini bisa terjadi. Bahkan menyayangkan juga pihak Kepolisian Daerah Lampung yang dinilai kecolongan terkait hal ini karena justru Bareskrim Mabes Polri yang mengungkap.

Anggota Komisi I DPRD Lampung Watoni Nurdin mengatakan, Polda Lampung seharusnya melakukan pengawasan serta penegakan hukum terkait adanya perusahaan yang dengan sengaja menimbun ditengah isu virus corona.

Berita Lainnya  Polisi Limpahkan BAP Tahap 1, Kuasa Hukum AA Sampaikan Maaf

Bagaimana polisi melakukan penertiban dan menciptakan rasa aman dengan menindak spekulan menimbun sembako,” kata Watoni Nurdin.

Sementara Sekretaris Komisi II  Dprd Lampung Sahlan Syukur menyayangkan adanya dugaan penimbunan gula sehingga membuat di lampung mengalami kelangkaan gula karena diketahui Lampung merupakan lumbung gula pasir.

Sahlan juga meminta ketegasan dari pemerintah provinsi Lampung terkait persoalan ini khususnya tentang alur distribusi gula.

“Lampung mempunyai pabrik besar gula terkait penangkapan Bareskrim di pabrik gula yang menimbun kita apresiasi,” jelas Sahlan Syukur.

Sementara Kapolda Lampung Irjend Pol Purwadi Arianto enggan memberikan keterangan terkait dugaan  penggerebekan penimbunan gula di perusahaan di Lampung. Kapolda meminta awak media untuk menanyakan langsung ke satgas pusat, disingung Polda Lampung kebobolan Kapolda engan menjawab.(lds/san) //

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Polisi Limpahkan BAP Tahap 1, Kuasa Hukum AA Sampaikan Maaf

berita terkait lainnya