Friday, May 29, 2020

Tak Ada APD, Puskesmas Abaikan Pasien ODP Demam Tinggi

Most Read

Reihana: Jangan Panik Saat New Normal

Radartvnews.com- Provinsi Lampung bersiap menghadapi new normal ditengah kondisi pandemi covid-19, hal ini juga akan mulai diterapkan...

Update Covid 19 Lampung 27 Mei: Kasus Positif 118, 2 Meninggal

Radartvnews.com- Jumlah pasien positif covid-19 di Lampung rabu 27 mei 2020 kembali bertambah. Penambahan 2 pasien terkonfirmasi...

Korsleting Lisrik, Gudang Tenda Ludes Terbakar

Radartvnews.com- Gudang penyewaan tenda di Teluk Betungtimur, Bandar Lampung, ludes terbakar, rabu 27 mei 2020.

Pria Anonim Tewas Tersambar Kereta

Radartvnews.com- Seorang pria tanpa identitas  ditemukan warga tergeletak diatas jembatan perlintasan kereta api di kelurahan sindang sari,...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Corona Hantui Orang Tua Mahasiswa

Radartvnews.com- Orang tua mahasiswa yang anaknya menempuh pendidikan di negara Tiongkok terus dihantui ketakutan. Di  Lampung, orang tua...

Radartvnews.com- Seorang warga desa roworejo, kecamatan negerikaton, Pesawaran sudah satu pekan berada di rumah usai tiba dari Jakarta (30/3/20). Warga berisial OA (21) mengeleuh mengalami batuk dan lemas.

Namun sayang, Pemerintah Daerah Pesawaran tidak sigap dan tidak serius menangani virus corona covid 19. Pasalnya hingga kini OA tidak mendapatkan tindakan medis.

Ketua DPRD Pesawaran M Nasir saat melakukan bakti sosial di kecamatan negerikaton, menerima bahwa ada seorang warga yang sudah satu minggu pulang dari Jakarta mengeluhkan batuk dan lemas namun tidak ada penanganan oleh tenaga medis.

M.Nasir langsung melihat kondisi OA dan meminta Dinas Kesehatan setempat mengirim tenaga medis dengan APD lengkap untuk memeriksa OA. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan termometer suhu badan OA 38,8 derajat celcius.

KUPT Puskesmas Roworejo Eni Widyawati mengaku  selama ini pihaknya hanya memeriksa warga pendatang yang masuk dalam ODP hanya melalui via telpone saja. Tenaga medis di puskesmas kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dan termogun dari pemerintah daerah sehingga menyulitkan untuk melakukan pemeriksaan.

“Pendatang sudah lapor ke pamong lalu diteruskan ke puskes, lalu kita tindak dalam bentuk telpon dikonsulkan ke dokter,” kata Eni Widyawati.

M.Nasir meminta pemda pesawaran untuk meningkatkan lagi kinerja dan koordinasi dalam memerangi virus corona. Pemerintah harus siap mulai dari APD hingga termogun harus disediakan untuk tenaga medis karena dari empat puskesmas yang ia tinjau tidak memiliki APD dan termogun.

“Saya minta pemerintah harus sigap ditingkatkan lagi kinerja, APD harus siap saya katakan dianggaran apa yang dibutuhkan kita penuhi dengan alat yang lengkap jadi pemerintah daerah jangan ragu-ragu kerjanya,” jelas Nasir.(win/san)

post terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terbaru

Pria Anonim Tewas Tersambar Kereta

Radartvnews.com- Seorang pria tanpa identitas  ditemukan warga tergeletak diatas jembatan perlintasan kereta api di kelurahan sindang sari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, selasa...

berita terkait lainnya