Thursday, September 16, 2021

Tak Ada APD, Puskesmas Abaikan Pasien ODP Demam Tinggi

TERBARU

Radartvnews.com- Seorang warga desa roworejo, kecamatan negerikaton, Pesawaran sudah satu pekan berada di rumah usai tiba dari Jakarta (30/3/20). Warga berisial OA (21) mengeleuh mengalami batuk dan lemas.

Namun sayang, Pemerintah Daerah Pesawaran tidak sigap dan tidak serius menangani virus corona covid 19. Pasalnya hingga kini OA tidak mendapatkan tindakan medis.

Ketua DPRD Pesawaran M Nasir saat melakukan bakti sosial di kecamatan negerikaton, menerima bahwa ada seorang warga yang sudah satu minggu pulang dari Jakarta mengeluhkan batuk dan lemas namun tidak ada penanganan oleh tenaga medis.

M.Nasir langsung melihat kondisi OA dan meminta Dinas Kesehatan setempat mengirim tenaga medis dengan APD lengkap untuk memeriksa OA. Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan termometer suhu badan OA 38,8 derajat celcius.

KUPT Puskesmas Roworejo Eni Widyawati mengaku  selama ini pihaknya hanya memeriksa warga pendatang yang masuk dalam ODP hanya melalui via telpone saja. Tenaga medis di puskesmas kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) dan termogun dari pemerintah daerah sehingga menyulitkan untuk melakukan pemeriksaan.

“Pendatang sudah lapor ke pamong lalu diteruskan ke puskes, lalu kita tindak dalam bentuk telpon dikonsulkan ke dokter,” kata Eni Widyawati.

M.Nasir meminta pemda pesawaran untuk meningkatkan lagi kinerja dan koordinasi dalam memerangi virus corona. Pemerintah harus siap mulai dari APD hingga termogun harus disediakan untuk tenaga medis karena dari empat puskesmas yang ia tinjau tidak memiliki APD dan termogun.

“Saya minta pemerintah harus sigap ditingkatkan lagi kinerja, APD harus siap saya katakan dianggaran apa yang dibutuhkan kita penuhi dengan alat yang lengkap jadi pemerintah daerah jangan ragu-ragu kerjanya,” jelas Nasir.(win/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULAR

2.440 Burung Ilegal Gagal Diselundupkan

Radartvnews.com- Upaya penyelundupan ribuan ekor burung berbagai jenis digagalkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Bengkulu - Lampung bersama Tim Flight Protecting...

berita terkait lainnya