Tuesday, August 11, 2020

Kongkalikong Proyek, Dirut RSUDAM Pasang Badan

Most Read

Wabup Waykanan Positif Covid-19 Dirawat di RSBNH

Radartvnews.com- Wakil Bupati Waykanan Edward Antony yang dinyatakan positif covid-19 ini dibenarkan oleh juru bicara satuan tugas...

Dua Pejabat Tinggalkan Arinal

Radartvnews.com- Sejumlah pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Lampung mengundurkan diri dari jabatannya. Ada dua pejabat yang...

Rekomendasi PDI Perjuangan Untuk Zaiful

Radartvnews.com- Peluang  Zaiful Bukhori Bupati Lampung Timur untuk mendapatkan perahu politik bertarung dalam  kontestansi pemilihan kepala daerah...

Edwar Antony Terpapar Covid-19, Riwayat Perjalan ke Jakarta

Radartvnews.com- Pasien positif covid-19 di Kabupaten Way Kanan kini bertambah setelah kurang lebih dua bulan pasien ke...

Gaji ke 13 Pemprov Lampung Terganjal Kemendagri

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) bersabar, pasalnya Pemprov Lampung belum bisa mencairkan gaji...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Radartvnews.com- Komisi V Dprd Lampung, memanggil Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek ( RSUDAM ) Bandar Lampung untuk menjelaskan terkait persoalan dugaan kongkalikong proyek lelang pembangunan gedung perawatan non bedah di RSUDAM senilai Rp28 miliar yang dimenangkan oleh PT Osa Putra Batom.

Dalam rapat dengar pendapat atau hearing yang digelar kamis siang (14/5) para anggota Komisi V DPRD Lampung meminta kejelasan terkait persoalan yang terjadi khususnya ada keterlibatan oknum anggota Komisi V DPRD Lampung.

Salah satu anggota Komisi V DPRD Lampung Budhi Condrowati meminta Dirut RSUDAM untuk menjelaskan apakah ada pertemuan dengan oknum anggota Komisi V DPRD Lampung atau diluar Komisi V DPRD. Hal ini untuk meluruskan pemberitaan di media yang beredar saat ini.

“Seandainya ada pertemuan dengan orang komisi v tolong dibilang biar gak saling curiga,” kata Budhi Condrowati.

Sementara dalam hearing ini Dirut RSUDAM Hery Djoko Subandriyo secara tegas menyatakan bahwa tak ada pengkondisian atau kongkalingkong dalam proyek tersebut. Ia juga secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tak ada pertemuan dengan anggota DPRD Lampung khususnya anggota Komisi V DPRD Lampung untuk membahas proyek.

Berita Lainnya  Tak Bayar HGB, Pemkot Eksekusi 3 Ruko

Hery Djoko Subandriyo  juga mengatakan pihak rekanan yang diduga bertemu dengan panitia lelang  untuk mengkondisikan pemenang tender PT OPB. Ia menegaskan tak mengetahui sama sekali karena hal tersebut bukan ranah RSUDAM melainkan di biro pengadaan barang dan jasa.

“Gak ada kita ketemu Komisi V, saya gak ngerti ada pertemuan kalau diperaturan mana list yang gak sesuai dipanggil untuk klarifikasi,” kata Hery Djoko Subandriyo.

Sementara Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan mengatakan bahwa dari hasil hearing ini pihaknya mengklarifikasi secara tegas tak ada pertemuan antara Komisi V DPRD Lampung dengan dirut RSUDAM.

“Langkah kami dari Komisi V kami minta rumah sakit memberikan jabawan resmi ke media,” jelas Yanuar Irawan.

Pihaknya juga menyatakan akan mencari tahu keberadaan media online yang pertama kali memberitakan persoalan ini untuk mengklarifikasi. Jika memang terdapat bukti maka pihaknya akan segera menindaklanjuti.(lih/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Permenhub Belum Ada, Jalur Sepeda Untuk Parkir

Dua Pejabat Tinggalkan Arinal

Radartvnews.com- Sejumlah pejabat Eselon II di lingkungan Pemprov Lampung mengundurkan diri dari jabatannya. Ada dua pejabat yang mengundurkan diri, setelah sebelumnya Direktur...

Tak Bayar HGB, Pemkot Eksekusi 3 Ruko

Radartvnews.com- Pemerintah Kota Bandar Lampung mengeksekusi tiga ruko di jalan raden intan komplek pasar tengah, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, senin siang (10/8).

Rekomendasi PDI Perjuangan Untuk Zaiful

Radartvnews.com- Peluang  Zaiful Bukhori Bupati Lampung Timur untuk mendapatkan perahu politik bertarung dalam  kontestansi pemilihan kepala daerah desember 2020 semakin terbuka.

Gaji ke 13 Pemprov Lampung Terganjal Kemendagri

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) bersabar, pasalnya Pemprov Lampung belum bisa mencairkan gaji ke -13 senin (10/8/20) meski...

berita terkait lainnya