Saturday, July 11, 2020

Mafia Aji Mumpung, Surat Bebas Corona Dijual Online

Most Read

Pemkab Pesawaran Nyerah, Asa Warga Pupus

Radartvnews.com- Usai digelar mediasi (9/7) puluhan warga dan pedagang di dusun ringgung RT 002/RW 001 desa sidodadi,...

ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Radartvnews.com- Seorang anak buah kapal (ABK) asal Lampung ditemukañ meninggal didalam freezer di kapal ikan bendera tiongkok.

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus...

Dua Target Operasi Bandar Sabu Diringkus

Radartvnews.com- Tekab 308 Polsek Bukit Kemuning menggerebek dua rumah bandar sabu-sabu,  dari dua laokasi petugas menyita tujuh...

OTT ASN, Polda Lampung Sita Dokumen Dari Inspektorat Lampung Timur

Radartvnews.com- Empat angota  Subdit Tipikor Dirkrimsus Polda Lampung mendatangi Kantor Inspektorat Lampung Timur, senin sore (6/7). Dengan...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa...

Radartvnews.com- Beberapa hari ini warga Indonesia dihebohkan dengan adanya jual beli surat keterangan bebas covid-19 atau virus corona agar bisa bepergian keluar kota ditengah pandemi dengan menunjukan surat keterangan bebas corona kepada petugas.

Menanggapi hal itu warga Bandar Lampung dan juga Ketua Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung Chandra Muliawansangat prihatin dengan adanya jual beli surat bebas corona dimedia sosial.

Menurutnya standard yang mana  yang dapat menentukan seseorang yang positif dan negatif  dan harus mengunakan standard yang mana, apakah rapid tes  jika rapid test tentunya yang bisa menjawab adalah orang-orang ahli kesehatan.

Pasien Jika mengunakan swab test, maka yang punya otoritas lembaga fasilitas kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah pusat. Untuk melihat kasus ini maka fasilitas kesehatan swasta harus di pantau aparat penegak hukum terhadap potensi terjadinya jual beli surat tersebut.

Berita Lainnya  ABK Kapal Ikan Tiongkok Sudah 20 Hari Meninggal

“Otoroitas menentukan apakah seosorang poitif atau negatif, standar mau pake yang mana kalau rapid test yang menentukan orang kesehatan, pemerintah sudah mulai melonggarkan transportasi, untuk mengantisipasi jual beli surat seperti pemalsuan surat jadi harus dipantau aparat penegak hukum,” jelas Chandra Muliawan

Sementara, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menuturkan perkara ini menjadi atensi polisi diseluruh Indonesia. Jika nanti ditemukan maka akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Dari kepolisian daerah Lampung sudah melakukan operasi ketupat ini untuk mendukung program pemerintah, bila ada ditemukan penyalahgunaan dokumen negara yang bersifat resmi disalahgunakan atau pemalsuan kita akan melakukan penyelidikan, belom ada laporan terkait hal ini di Lampung,”.(lds/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  ABK Asal Lampung Meninggal Dalam Freezer Kapal Ikan TIongkok, Dua Polda Koordinasi

Deadline Seminggu, RS Harus Tetapkan Tarif Rapid Test

Radartvnews.com- Surat Edaran Kementerian Kesehatan tantang batas tarif tertinggi rapis tes covid 19 sebesar Rp150.000 belum bisa di terapkan di kota tapis...

Kasus Positif Covid 19 Muncul di Lampung Timur

Radartvnews.com- Kabupaten Lampung Timur yang merupakan zona hijau karena tak ada kasus positif covid-19 kini memiliki kasus baru. Tim gugus tugas Provinsi...

Tolak Omnibus Law Disahkan, Massa Kembali Aksi

Radartvnews.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Lampung ini melakukan aksi unjuk rasa menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus...

berita terkait lainnya