Saturday, August 8, 2020

Ibu dan Anak Meninggal Saat Melahirkan, RS M Yusuf Dipolisikan

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Hakim Vonis Mati 5 Sindikat Sabu

Radartvnews.com- Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjung Karang mengelar sidang online atau teleconference , kamis siang  (6/8) dengan ...

Update Covid-19 di Lampung: Tambah 4, Kasus Positif Tembus 300

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih mengalami peningkatan. Hingga jumat 7 agustus 2020 ini jumlah...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Radartvnews.com- Nasib malang dialami Hamroni, warga rejosari, Kotabumi, Lampung Utara. Ia harus kehilangan istri dan anaknya (16/6) yang masih dalam kandungan. Buruknya pelayanan rumah sakit diduga menjadi penyebab kematian korban.

Hamroni menjelaskan, istrinya Desi Irawati dan anaknya yang masih dalam kandungan meninggal ketika hendak melakukan persalinan di Rumah Sakit M Yusuf, Kali Balangan, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara.

Lambatnya penanganan dari pihak rumah sakit diduga menjadi penyebab kematian korban. Sebelumnya, Hamroni mengantarkan sang istri mengecek kandungan ke klinik dokter Syahindra Husada Lubis, hasilnya baik dan bisa melahirkan secara normal.

Atas saran dokter Hamroni beserta istri melakukan persalinan anak ke 3 mereka di Rumah Sakit M Yusuf.

“Saya sampai rumah sakit, selasa pagi dokter baru muncul saat istri sudah kritis, tindakanya gak ada cuma diperiksa diperut saja dan cuma dipegang sama perawat,” kata Hamartoni

Sementara Direktur Rumah Sakit M Yusuf Sri Haryati menjelaskan, bahwa pasien Desi beserta bayi meninggal akibat diagnosa embilo air ketuban. Di jelaskannya, jika pihak rumah sakit telah melakukan tugasnya sebagai mana mestinya. Setiap empat jam sekali tenaga medis selalu memantau kondisi pasien.

“Dia masuk rumah sakit kami lalu dilakukan pemeriksaan rencananya dia akan melahirkan normal namun malam tidak ada kemajuan untuk pembukaan maka dianjurkan bidan untuk operasi, tak lama kondisi pasien mengalami perubahan, mau dirujuk tapi mau distabilkan dulu tapi bapaknya gak mau dirujuk,”jelas Sri Haryati.

Saat ini Hamroni yang di dampingi oleh kuasa hukumnya telah melaporkan insiden tersebut ke Mapolres Lampung Utara.(sas/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya