Thursday, October 1, 2020

Ini Gejala Orang yang Terinfeksi Listeria Akibat Jamur Enoki

Most Read

Polisi Tetapkan Kabid Dinas PMPTSP Jadi Tersangka OTT

Radartvnews.com- Usai dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung (29/9/20) dua orang...

Beda RS Beda Diagnosis, TCM di Lampung Akurat Tak Pernah Gagal

Radartvnews.com- Satuan tugas covid-19 Lampung angkat bicara terkait status Bupati nonaktif Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto yang sebelumnya dinyatakan positif...

Akhir September 894 Positif Corona, Meninggal Tambah 3 di Lampung

Radartvnews.com- Di penghujung bulan spetember 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Lampung terus mengalami penambahan. Gugus tugas covid-19 Provinsi...

Kepala Pengadilan Negeri Kotabumi Positif Corona, Kantor Tutup 4 Hari

Radartvnews.com- Kasus terkonfirmasi positif covid-19 Lampung Utara terus bertambah, 30 september 2020 tercatat ada 10 orang penambahan kasus baru...

Lawan Begal, Buruh Pabrik Kena Bacok

Radartvnews.com- Nasib naas menimpa Senen, seorang buruh pabrik singkong yang nyaris menjadi korban pembegalan, selasa malam 29 september 2020. Warga...

Tambah 24, Konfirmasi Positif 875 Orang di Lampung

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Hingga selasa 29 september 2020 ini ada penambahan...

radartvnews.com – Baru-baru ini, salah satu bahan makanan olahan Korea Selatan, jamur enoki, tengah menjadi sorotan setelah diketahui mengandung bakteri listeria yang bisa membahayakan kesehatan.

Hal ini diungkapkan oleh Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PPKKP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam seminar webinar bertajuk ‘Keamanan Pangan di Era New Normal’, Rabu (25/6).

“Dua hari yang lalu kami telah memusnahkan jamur enoki. Karena beberapa negara seperti Australia, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lain, telah menginfokan bahwa jamur enoki itu mengandung listeria dan telah memakan beberapa korban di negara-negara tersebut,” ujar Ir. Yasid Taufik MM, Kepala PPKKP, dalam webinar tersebut.

Hasil penelitian PPKKP juga menunjukkan hal yang sama, jamur enoki terbukti mengandung listeria sehingga beberapa stok jamur enoki yang masih tersisa di Indonesia harus dimusnahkan.Jamur enoki mengandung bakteri listeria. Foto: flickr/Alpha© Disediakan oleh Kumparan Jamur enoki mengandung bakteri listeria. Foto: flickr/Alpha

Listeria monocytogenes adalah bakteri yang biasanya ditemukan dalam makanan. Bakteri ini juga bisa ditemukan di air, tanah, dan feses. Adapun manusia bisa terinfeksi listeria saat mereka mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi. Infeksi kemudian menyebabkan penyakit yang disebut listeriosis. Sebagian besar orang yang terinfeksi bakteri listeria bisa tidak menyadarinya.© Disediakan oleh Kumparan

Bakteri ini akan sangat berbahaya jika menginfeksi orang yang masuk dalam kelompok rentan, seperti ibu hamil, orang lanjut usia, anak-anak, orang dengan penyakit penyerta, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Dijelaskan dalam Medical News Today, ada 10 jenis listeria yang berbeda. Namun, varian yang paling umum adalah Listeria monocytogenes. Bakteri listeria telah menjadi wabah di AS dan bertanggung jawab atas sekitar 1.600 penyakit dan 260 kematian di setiap tahunnya, melebihi tingkat kematian akibat bakteri salmonella dan Clostridium botulinum.

Mereka yang terinfeksi bakteri Listeria akan mengalami gejala beragam, tergantung kondisi orang tersebut. Selain itu, gejala awal listeria juga tidak begitu jelas. Namun yang pasti, masa inkubasi infeksi berlangsung antara 11 hingga 70 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi listeria.

Berita Lainnya  Beda RS Beda Diagnosis, TCM di Lampung Akurat Tak Pernah Gagal

Berikut gejala infeksi Listeria dengan masa inkubasi 1-3 hari:

  • Nyeri otot
  • Demam
  • Gejala seperti flu
  • Mual
  • Diare

Pada kasus yang jarang terjadi, Listeria bisa menyebar ke sistem saraf dan menimbulkan gejala seperti:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Leher kaku
  • Tremor dan kejang-kejang
  • Kehilangan keseimbangan

ilustrasi bakteri Foto: Shutterstock© Disediakan oleh Kumparan ilustrasi bakteri Foto: Shutterstock

Listeria bisa berdampak fatal saat menginfeksi kelompok rentan. Salah satunya menyebabkan infeksi darah yang serius (septikemia) atau radang selaput di sekitar otak (meningitis). Jika infeksi listeria menyebar ke otak, maka bisa menyebabkan:

  • Kelumpuhan saraf kranial: kelumpuhan dan tremor,
  • Ensefalitis: peradangan otak,
  • Meningitis: peradangan pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang,
  • Meningoensefalitis: kombinasi meningitis dan ensefalitis,
  • Abses serebral: penumpukan nanah di dalam otak.
Berita Lainnya  Beda RS Beda Diagnosis, TCM di Lampung Akurat Tak Pernah Gagal

Pada wanita hamil, listeria bisa sangat berbahaya, baik ibu maupun bayinya. Listeria dapat menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur. Ada kemungkinan bayi yang baru lahir dapat menderita infeksi yang mengancam jiwa pada hari atau minggu setelah kelahiran. Gejala listeriosis pada anak meliputi:

  • Mudah marah
  • Demam
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan

Orang dewasa yang sehat dan punya kekebalan yang kuat sebenarnya tidak terlalu berisiko saat terinfeksi bakteri Listeria. Saat seseorang mengalami gejala-gejala listeriosis, diagnosis bisa dilakukan dengan cara tes darah atau air seni. Pengobatan yang paling umum untuk menangani listeriosis adalah menggunakan antibiotik.

sumber

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

berita terkait lainnya