Tuesday, July 14, 2020

Ini Gejala Orang yang Terinfeksi Listeria Akibat Jamur Enoki

Most Read

DA Petugas P2TP2A Cabul Ditahan, Polda Bidik Tersangka Baru

Radartvnews.com- D-A petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur, akhirnya ditahan di Polda...

Simpan Sabu, Oknum Kadus Bersama Teman Wanita Ditangkap Polisi

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Utara berhasil meringkus Hendra oknum kepala dusun, desa padang ratu, Kecamatan...

KPK Periksa Kantor Bupati Lampung Selatan

radartvnews.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (13/7) menggeledah kantor Bupati Lampung Selatan. Kedatangan Tim antirasuah ini sekitar pukul...

Ribuan Honorer Lampung Diberhentikan

Radartvnews.com- Meski setuju dengan keputusan pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer atau tenaga sukarela dari organisasi kepegawaian pemerintahan,  Gubernur...

KPK: Penggeladahan Kantor Bupati dan Dinas PUPR Terkait Suap Zainudin Hasan

Radartvnews.com- Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan di Kantor Bupati Lampung Selatan, senin siang (13/7).

Suksesi PAN Lampung, Irham Djafar Siap Lawan Adik Zulkifli Hasan

Radartvnews.com- Jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PAN Lampung, Irham Djafar Lan Putra mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua...

radartvnews.com – Baru-baru ini, salah satu bahan makanan olahan Korea Selatan, jamur enoki, tengah menjadi sorotan setelah diketahui mengandung bakteri listeria yang bisa membahayakan kesehatan.

Hal ini diungkapkan oleh Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan (PPKKP) Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam seminar webinar bertajuk ‘Keamanan Pangan di Era New Normal’, Rabu (25/6).

“Dua hari yang lalu kami telah memusnahkan jamur enoki. Karena beberapa negara seperti Australia, Amerika Serikat, dan sejumlah negara lain, telah menginfokan bahwa jamur enoki itu mengandung listeria dan telah memakan beberapa korban di negara-negara tersebut,” ujar Ir. Yasid Taufik MM, Kepala PPKKP, dalam webinar tersebut.

Hasil penelitian PPKKP juga menunjukkan hal yang sama, jamur enoki terbukti mengandung listeria sehingga beberapa stok jamur enoki yang masih tersisa di Indonesia harus dimusnahkan.Jamur enoki mengandung bakteri listeria. Foto: flickr/Alpha© Disediakan oleh Kumparan Jamur enoki mengandung bakteri listeria. Foto: flickr/Alpha

Listeria monocytogenes adalah bakteri yang biasanya ditemukan dalam makanan. Bakteri ini juga bisa ditemukan di air, tanah, dan feses. Adapun manusia bisa terinfeksi listeria saat mereka mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi. Infeksi kemudian menyebabkan penyakit yang disebut listeriosis. Sebagian besar orang yang terinfeksi bakteri listeria bisa tidak menyadarinya.© Disediakan oleh Kumparan

Bakteri ini akan sangat berbahaya jika menginfeksi orang yang masuk dalam kelompok rentan, seperti ibu hamil, orang lanjut usia, anak-anak, orang dengan penyakit penyerta, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Dijelaskan dalam Medical News Today, ada 10 jenis listeria yang berbeda. Namun, varian yang paling umum adalah Listeria monocytogenes. Bakteri listeria telah menjadi wabah di AS dan bertanggung jawab atas sekitar 1.600 penyakit dan 260 kematian di setiap tahunnya, melebihi tingkat kematian akibat bakteri salmonella dan Clostridium botulinum.

Mereka yang terinfeksi bakteri Listeria akan mengalami gejala beragam, tergantung kondisi orang tersebut. Selain itu, gejala awal listeria juga tidak begitu jelas. Namun yang pasti, masa inkubasi infeksi berlangsung antara 11 hingga 70 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi listeria.

Berita Lainnya  Kasus DBD Turun, Dinkes Klaim Berhasil

Berikut gejala infeksi Listeria dengan masa inkubasi 1-3 hari:

  • Nyeri otot
  • Demam
  • Gejala seperti flu
  • Mual
  • Diare

Pada kasus yang jarang terjadi, Listeria bisa menyebar ke sistem saraf dan menimbulkan gejala seperti:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Leher kaku
  • Tremor dan kejang-kejang
  • Kehilangan keseimbangan

ilustrasi bakteri Foto: Shutterstock© Disediakan oleh Kumparan ilustrasi bakteri Foto: Shutterstock

Listeria bisa berdampak fatal saat menginfeksi kelompok rentan. Salah satunya menyebabkan infeksi darah yang serius (septikemia) atau radang selaput di sekitar otak (meningitis). Jika infeksi listeria menyebar ke otak, maka bisa menyebabkan:

  • Kelumpuhan saraf kranial: kelumpuhan dan tremor,
  • Ensefalitis: peradangan otak,
  • Meningitis: peradangan pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang,
  • Meningoensefalitis: kombinasi meningitis dan ensefalitis,
  • Abses serebral: penumpukan nanah di dalam otak.

Pada wanita hamil, listeria bisa sangat berbahaya, baik ibu maupun bayinya. Listeria dapat menyebabkan keguguran dan kelahiran prematur. Ada kemungkinan bayi yang baru lahir dapat menderita infeksi yang mengancam jiwa pada hari atau minggu setelah kelahiran. Gejala listeriosis pada anak meliputi:

  • Mudah marah
  • Demam
  • Muntah
  • Kehilangan selera makan
Berita Lainnya  Kasus DBD Turun, Dinkes Klaim Berhasil

Orang dewasa yang sehat dan punya kekebalan yang kuat sebenarnya tidak terlalu berisiko saat terinfeksi bakteri Listeria. Saat seseorang mengalami gejala-gejala listeriosis, diagnosis bisa dilakukan dengan cara tes darah atau air seni. Pengobatan yang paling umum untuk menangani listeriosis adalah menggunakan antibiotik.

sumber

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Tunawisma Tewas di Depan Ruko

Radartvnews.com- Warga yang melintas di jalan teuku umar, kelurahan surabaya, Kedaton, Bandar Lampung, senin siang (13/7) di kagetkan dengan penemuan tunawisma yang...

Suksesi PAN Lampung, Irham Djafar Siap Lawan Adik Zulkifli Hasan

Radartvnews.com- Jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PAN Lampung, Irham Djafar Lan Putra mengembalikan formulir pendaftaran calon ketua DPW PAN Lampung, senin pagi...

Sebelum Tewas, Pelatih Sepakbola Disiksa

Radartvnews.com- Radartvnews.com- Setelah menangkap dua pelaku pembunuhan pelatih sepak bola di Lampung Timur, polisi berhasil mengungkap motif kedua pelaku menghabisi nyawa korban...

berita terkait lainnya