Wednesday, August 5, 2020

7000 Ekstasi Pesanan Napi Diamankan BNN Lampung

Most Read

Ngaku Dapat Perintah PBB, Warga Kotabumi Bakar Bendera

Radartvnews.com- Akun media sosial facebook yang bernama Maisy Van Den Hock mendadadak viralsetelah dirinya mengunggah video pembakaran...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Tiga Pejabat dan Satu Kapolres Diganti

Radartvnews.com- Kapolri Jendral Idham Azis melakukan rotasi besar-besaran sejumlah Perwira Tinggi dan Perwira Menengah, tiga diantaranya Pejabat...

Pergub New Normal Diterapkan, Masyarakat Harus Sadar

Radartvnews.com- Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 45 tahun 2020 tentang pedoman kehidupan baru atau new normal ditengah pandemi...

Pemprov Lampung Rolling 9 Pejabat

Radartvnews.com- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan rolling dan pelantikan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Pemerintah...

Empat Pejabat Eselon II Pemprov Lampung Turun Jabatan

Radartvnews.com- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan evaluasi terhadap jajaran pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung....

Radartvnews.com- Dua tersangka kurir narkoba lintas provinsi, berhasil diringkus Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung  saat akan menerima 7000 pil ekstasi di jalur tol trans sumatera ruas Tegineng, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Keduanya yakni Edi Samsuar (39) warga meulaboh provinsi Aceh, serta Abdul Rohman (34) warga jagabaya, Bandar Lampung. Keduanya bersiap menerima pesanan  pil ekstasi yang ditaksir bernilai Rp2,5 miliar.

Brigjend I Wayan Sukawinaya Kepala BNN Lampung, penangkapan bermula  saat Edi Samsuar mengisi bahan bakar di SPBU rest area jalur tol, ruas tegineneng. Petugas menemukan pil ekstasi yang disimpan didalam ban serep mobil. Polisi kembali mengamankan tersangka Abdul Rohman yang sudah menungu di spbu di kawasan rajabasa, Bandar Lampung.

Dari hasil pemeriksaan, barang haram tersebut pesanan dua orang narapidana yang masih mendekam di Lapas Rajabasa, Bandar Lampung bernama Nasir dan David Prasetyo. Sementara kedua kurir menerima upah Rp40 juta.

Kedua tersangka kini masih menjalani pemeriksaan di BNN Provinsi Lampung. Keduanya bakal dijerat petugas dengan pasal 112 dan 114 undang undang tentang narkotika serta terancam hukuman 20 tahun kurungan penjara.(rmd/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Bentuk Tim Pemulihan Ekonomi, Kadin Lampung Bergerak

Radartvnews.com- Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Lampung membentuk tim pemulihan ekonomi yang diberi nama Team Food Estate dan Energy Kadin Lampung. Tim...

Target 10 Besar, Atlet Lampung Gelar Pelatda PON

Radartvnews.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung kembali akan menggelar Pelatihan Daerah (Pelatda) untuk tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Gelaran...

Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Lampung Mendekati 300

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung hampir menembus angka 300. Dinas Kesehatan Provinsi Lampung hingga rabu 5 agustus 2020...

Pembakar Merah Putih Kerap Kibarkan Bendera Belanda

Radartvnews.com- Aksi pembakaran bendera yang dilakukan oleh Man Astutiningtyas masih jadi perbincangan baik dijagat maya, maupun dilingkungan masyarakat. Informasi...

berita terkait lainnya