Sunday, August 9, 2020

Selundupkan Sabu 40 Kg, 3 Napi Dituntut Mati

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjung Karang (7/9) Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roosman Yusa menutut tiga narapidana Jefri Susandi , Hatami dan Supriyadi dari Rumah Tahanan Bandar Lampung dengan hukuman mati.

Pada pekan kemarin jaksa jaksa juga menuntut dua kurir sabu Muntasir dan Suhendra dengan hukuman sama. Jaksa menjerat para  terdakwa dengan pasal 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang tindak pidana narkotika. Ketiganya terlibat dalam menyelundupkan sabu seberat 40 kilogram.

Jefri sebelumnya divonis 17 tahun kurungan penjara, Hatami dan Supriyadi divonis 9 tahun kurungan penjara karena terlibat kasus serupa.

Berita Lainnya  Hakim Vonis Mati 5 Sindikat Sabu

Penasehat hukum terdakwa mengaku keberatan dengan tuntutan JPU dan akan mengajukan pledoi atau nota pembelaan.”Ya keberatan, kami akan mengajukan pembelaan pekan depan,” katanya.

Diketahu perkara ini bermula bulan november 2019 lalu, terdakwa Jepri Susandi dihubungi terdakwa muntasir  untuk mencari orang mengambil paket sabu.

jefri mengajak Hatami dan Supriyadi yang sama – sama berada di balik jeruji besi yang kemudian menghubungi Suhendra untuk mengambil sabu di parkiran rumah sakit Abdul Moelok Bandar Lampung  namun aksi ini berhasil dibongkar oleh BNN Provinsi Lampung.(lds/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Nihil Kasus Baru, Total 307 Positif Covid 19 di Lampung

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung tak mengalami penambahan kasus atau nihil kasus baru.
Berita Lainnya  Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Branti Dikembangkan Jadi Ekonomi Wisata

Radartvnews.com- Wacana Bandara Raden Inten II Lampung menjadi bandara internasional terus dikembangkan. Tak hanya pusat transportasi penerbangan, Branti juga akan dijadikan kawasan...

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya