Wednesday, November 25, 2020

Vonis Online Sang Pengadil (News Trending Seg3)

Most Read

Nanang Terima Proyek Rp 10 Miliar

radartvnews.com- Sidang lanjutan fee proyek infrastruktur Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan  menghadirkan sejumlah saksi. Terungkap...

Pidato Prabowo Subianto Menuju Indonesia Menang

radartvnews.com- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan visi dan misi nya di depan ribuan relawan dan simpatisan...

Arinal Djunaidi: Libur Akhir Tahun Dihapus, Potensi Klaster Covid-19

Radartvnews.com- Belajar dari libur panjang beberapa waktu lalu yang menujukan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi...

Lampung Gempa, Anak Krakatau Menyusut

radartvnews.com- Gempa bumi tektonik berkekuatan 3.5 SR yang terletak dikoordinat 5.36 ls dan 104.10 BT tepatnya di darat pada...

Teror Covid 19, Rektorat Unila Tutup dan Mapolda Lampung Santai

Radartvnews.com- Untuk memutus penyebaran Covid 19 di Unila 75 persen pegawai  di wajibkan bekerja di rumah. Diketahui, Rektor Karomani...

Didugat Berita Asusila, Jurnalis di Metro Aksi

Radartvnews.com- Puluhan wartawan dari berbagai organsasi di Provinsi Lampung menggelar aksi damai di Pengadilan Negeri Metro (13/11). Unjuk rasa dilakukan...

Vonis Online Sang Pengadil
Persidangan elektronik bukan barang baru di Indonesia. Lewat kebijakan e-Court dan e-Litigation, pengadilan sudah menerapkan sidang elekronik sebelum masa pandemi Covid-19.
Namun, persidangan elektronik hanya berlaku pada perkara perdata, bukan perkara pidana.
Demi meredam gejolak, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung Kemenkum dan HAM menandatangani perjanjian kerjasama menyepakati sidang pidana online digelar sampai wabah Covid -19 berakhir. Pujian sebagai langkah pencegahan covid-19 pun mengalir. Tapi, yang kontra pun tak terbendung.
Dengan sidang virtual, pemenuhan hak-hak para pihak berkurang, hambatan ketersediaan perangkat elektronik hingga ketidaksiapan sumberdaya IT kerap mengganggu.
Yang paling krusial adalah, keabsahan asas pembuktian yang menjadi titik penentuan bersalah atau tidaknya seorang terdakwa.
Fakta persidangan seperti alat bukti, dokumen yang harus diteliti dan diuji kebenarannya, hingga saksi yang harus dikonfrontir secara langsung kerap terlewatkan. Hasil persidangan pun rentan manipulasi. Toh, ketuk palu sudah berbunyi.
Sejatinya, hukum ada bukan untuk mencari kesalahan. Bukan pula untuk menyengsarakan. Hukum ada untuk tercapainya rasa keadilan.

#newstrending #pengadil #sidangdaring #lampung #update

Berita selengkapnya simak di website : https://radartvnews.com
Follow akun twitter kami : @radarlampungtv
Follow akun instagram kami : @radarlampungtv
Follow akun facebook kami : @radartvlampung

source

berita menarik lainnya

1 COMMENT

  1. […] View Original Source […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Budi Utomo Rolling Tujuh Pejabat, Tiga di Parkir

Radartvnews.com- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara meroling 7 Pejabat Eselon II B. Setelah melakukan Uji Kompetensi, akhirnya Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara merolling 7 Pejabat Eselon...

berita terkait lainnya