Sunday, August 9, 2020

Kian Terkikis Mangrove di Lampung Habis

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Keberadaan mangrove di Provinsi Lampung kian musnah. Dari 1.105 kilometer persegi garis pantai, pohon mangrove yang tumbuh hanya 2.013 hektar, padahal idelanya dari jumlah garis pantai 30 persen harus di tumbuh pohon mangrove.

Magroove sebagai benteng terakhir menahan abrasi,  penyerapan karbon, menjaga ekosistem pesisir namun keberadanya tiap hari makin terkikis. Salah satu contoh pengerukan ekosistem mangrove yang diduga dilakukan PT Daratan Bahuga Permai di kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.

Meski telah ditutup mei 2020 namun nyatanya aktivitas pengerukan tetap berlanjut. Direktur Walhi Lampung Irfan mengatakan, kejadian di Bakauheni merupakan satu contoh aktivitas yang merusak ekosistem mangrove. Sebelumnya pulau Tegal Mas juga melakukan hal serupa bahkan KPK telah menutup lokasi tersebut.

Berita Lainnya  Bea Cukai Bakar Uang Rp 11 Miliar

Namun sayangnya pemerintah Provinsi Lampung justru memperbolehkan aktivitas di pulau tersebut bahkan turut mempromosikan.

Selain aktivitas penebangan mangrove yang patut menjadi pertanyaan publik yakni DPRD Provinsi Lampung akan merevisi Perda rencana zonasi wilayah pesisir dan Pulau Pulau kecil.  Padahal perda baru berjalan 2 tahun dan poin poin dalam perdagangan belum dijalankan oleh pemerintah Provinsi Lampung.

“Panjang garis pantai 1.105 kilometer, jadi luas mangrove 2  juta hektar tidak mendukung, kita juga pertanyakan DPRD apa landasan Perda mangrove masuk yang akan direvisi,” jelas Irfan.(sah/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Nihil Kasus Baru, Total 307 Positif Covid 19 di Lampung

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif covid-19 di Provinsi Lampung tak mengalami penambahan kasus atau nihil kasus baru.
Berita Lainnya  Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Branti Dikembangkan Jadi Ekonomi Wisata

Radartvnews.com- Wacana Bandara Raden Inten II Lampung menjadi bandara internasional terus dikembangkan. Tak hanya pusat transportasi penerbangan, Branti juga akan dijadikan kawasan...

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya