Saturday, October 24, 2020

Kantor Pemkab Lampung Timur Digoyang Pekerja Seni

Most Read

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Pabrik Singkong di Demo, Ketua DPRD Akan Pimpin Aksi

Radartvnews.com- Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Petani Singkong Lampung Utara menggeruduk PT Teguh Wibawa Bhakti Persada (TWBP), Rabu...

Sekolah Khusus Anak Autis Terbakar

Radartvnews.com- Sebuah bangunan sekolah khusus anak autis di Jalan Gatot Subroto, bandar Lampung Terbakar, jumat malam 23 oktober 2020. Api...

Awas! Ledakan Covid-19 di Libur Panjang

Radartvnews.com- Dinas Perhubungan Lampung akan melakukan  langkah antisipasi penyebaran covid-19 saat libur panjang dan juga bertepatan cuti bersama yang...

Musancab PDIP Lamteng, 10 Ranting Kembalikan SK & Mundur

Radartvnews.com- 10 dari 12 ranting, Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Seputih Mataram menyerahkan surat pengunduran diri yang...

SDM Hambat Pengembangan Wisata di Lampung

Radartvnews.com- Untuk memberikan informasi kepada wisatawan baik lokal maupun mancanegara tentang agenda pariwisata tahun 2020, Pemerintah Provinsi...

Radartvnews.com-Empat bulan lebih tak dapat mementaskan seni akibat wabah  virus carona, sedikitnya 500 warga tergabung dalam  komunitas pekerja seni dari beberapa kecamatan se Lampung Timur, rabu siang tadi (29/7) mengelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Walaupun  dalam aksi ini tak ada kericuhan, namun aksi diwarnai goyangan erotis. Hal ini menjadi perhatian warga dan petugas keamanan.

Yanto perwakilan pekerja seni menjelaskan, kedatangan para pekerja seni ini selain  meminta Pemkab Lampung Timur memberikan kelonggaran setiap kegiatan pentas kesenian tradisional dan diizinkan menghibur disetiap acara keramaian.

“Kami meminta Pemkab untuk meberikan izin pentas di resepsi, karena sudah empat bulan kami tidak dapat melakukan aksi sementara itu penghasilan kami,” jelas Yanto.

Menangapi aksi  itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Lampung Timur Sahmin Saleh  mengatakan, akan menyampaikan masalah ini ke Bupati Lampung Timur.

Setelah tiga jam berorasi sambil bergoyang, massa ahirnya membubarkan diri dan rencananya bila tuntutanya tak digubris mereka akan datang kembali dengan jumlah yang lebih besar.(din/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Sekolah Khusus Anak Autis Terbakar

Radartvnews.com- Sebuah bangunan sekolah khusus anak autis di Jalan Gatot Subroto, bandar Lampung Terbakar, jumat malam 23 oktober 2020. Api dengan cepat menghabiskan seluruh bangunan...

berita terkait lainnya