Sunday, August 9, 2020

2 Mucikari Prostitusi Artis Jadi Tersangka, VS Minta Maaf

Most Read

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas...

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Masalah Utang Dua Guru Berkelahi

Radartvnews.com- Gara-gara permasalahan utang piutang pinjaman online, dua guru di SMAN 1 Kedondong, kabupaten Pesawaran adu mulut...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami...

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung...

(Video) Tersangka Dukun Cabul Gagahi 2 Gadis

radartvnews.com – Ada-ada saja ide tersangka basri 52 tahun warga pekon lansbaw, rtrw 11 kecamatan gisting, kabupaten tanggamus. Dengan bermodalkan...

Radartvnews.com- Aparat kepolisian Polresta Bandar Lampung menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi yang melibatkan artis Vernita Syabilla (VS) di Lampung. Keduanya tersangka yakni Maila Kaisa (MK) (31) warga Pemalang, Jawa Tengah dan Meilianita Nur Azi (MNA) (21) warga tambora, Jakarta Barat yang berperan sebagai muncikari.

Penetapan tersangka dilakukan setelah pemeriksaan saksi dan gelar perkara oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung. Sementara artis VS merupakan korban dugaan perdagangan orang melalui prositusi online dan berstatus sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Lampung Zahwani Pandra Arsyad menyatakan dua muncikari mendapat presentase Rp10 juta hasil transaksi dugaan prostitusi online, masing-masing muncikari mendapat bagian Rp5 juta.

MNA salah satu muncikari yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindakan perdagangan orang merujuk hasil tes urine positif gunakan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi.

Modus operandi kedua muncikari menawarkan jasa prostitusi online kepada calon penikmat jasa melalui perangkat telepon seluler dan media sosial. Setelah ada kesepakatan, penikmat jasa transfer sejumlah uang muka dan wajib menyiapkan akomodasi dan fasilitas yang telah disepakati.

Berita Lainnya  Bea Cukai Bakar Uang Rp 11 Miliar

“Mereka tiba di bandar lampung pada 28 juli 2020 lalu, ketiganya diamankan sekitar pukul 17.00, dua mucikari menawarkan jasa dan meminta uang setelah ada kesepakatan uang di transfer,” jelas Zahwani Pandra Arsyad (30/7).

Dua muncikari disangkakan pasal 2 ayat 1 Undang Undang nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman pidana penjara paling singkat tiga tahun paling lama 15 tahun serta denda antara Rp120 juta sampai Rp600 juta.

Polresta Bandar Lampung mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus dugaan prostitusi online dengan uang tunai Rp15 juta, bukti transaksi transfer perbankan Rp15 juta dan satu kotak alat kontrasepsi.

Sementara VS meminta maaf kepada keluarga atas kejadian yang menimpanya.  “Saya mita maaf dengan keluarga saya, saya menyesal dan saat kejadian saya tidak melakukan apa-apa dan saya duduk dengan posisi berjauhan,” ujar VS.(rmd/san)

berita pilihan

Subscribe
Notify of
Comments
Inline Feedbacks
View all comments

berita terbaru

Berita Lainnya  Beraksi Pagi, Jambret Babak Belur

Tiga Pesan KPK Untuk Polda Lampung

Radartvnews.com- Ketua  pemberantasan korupsi RI Firli Bahuri meminta Polda Lampung bersinergi dalam melakukan pemberantasan korupsi diwilayah Lampung dengan menggunakan tiga strategi pendekatan...

Penipuan Showroom, Eks Anggota Dewan Lamtim Dicokok

Radartvnews.com- Unit Ranmor Satuan Reskrim Polresta Bandarlampung mengungkap kasus tindak pidana penggelapan mobil yang dilakukan pasangan suami istri. Pasangan ini tidak menyetorkan...

Diskes & BPBD Lamtim Terancam Vonis Mati

Radartvnews.com- Kejaksaan Agung turun ke Lampung Timur, jumat sore (7/8)/ tim  mendatangi  kantor Dinas  Kesehatan dan Dinas Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD)...

berita terkait lainnya