Friday, September 18, 2020

Pecat Sepihak 44 Satpam, Villa Citra Wajib Bayar Rp2,8 Miliar

Most Read

Pilkada Ditengah Pandemi, Pemprov Tidak Punya Sikap

Radartvnews.com- Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 8 kabupaten/kota di Lampung pada 9 desember 2020 mendatang masih menjadi...

Selundupkan Sabu 2 Kg Divonis 16 Tahun

Radartvnews.com- Selundupkan sabu 2 kilogram warga Aceh, divonis 16 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang. Barang...

Puluhan Warga Lampung Selatan Terjaring Tak Pakai Masker

Radartvnews.com- Operasi gabungan penegakan disiplin protokol kesehatan covid-19 dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan, (18/9/20). Operasi dipusatkan di jalan protokol...

Tangani Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, Kejari Bandar Lampung Siapkan 7 JPU

Radartvnews.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung mempersiapkan tujuh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kasus penikaman pendakwah Syekh Ali...

Konfirmasi Positif Covid-19 Nyaris 700, Lampung Nihil Zona Hijau

Radartvnews.com- Jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 di Lampung masih terus mengalami penambahan. Data satuan tugas covid-19 Lampung hingga jumat...

Tangkap Bandar Narkoba, Polres Metro Amankan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp1 Miliar

Radartvnews.com- Satuan Reserse Narkoba Polres Metro meringkus satu tersangka bandar narkoba jenis sabu-sabu dan exstacy.  Tersangka TK (31) merupakan...

Radartvnews.com- Perselisihan Hubungan Industrial antara PT. Citra Lestari Indah Perkasa (CLIP) dengan 44 satpam memasuki tahap baru.

Dinas Tenaga Kerja Bandar Lampung selaku mediator atas penyelesaian mengusulkan PT. CLIP untuk membayar pesangon 44  satpam sebesar 2 kali atau Rp2,8 miliar.

Ini sesuai ketentuan pasal 156 ayat 2, pasal 156 ayat tiga dan pasal 156 ayat empat  Undang-Undang no 13 tahun 2003 tentang  Ketenagakerjaan. PT. CLIP diberikan waktu menerima atau menolak selama 10 hari terhitung tanggal dikeluarkan 30 juli.

Dikonfirmasi terpisah pengacara PT.CLIP Sujarwo mengatakan pihaknya mengaku belum membaca surat ini karena  belum masuk ke kantor. Sujarwo menambahkan ke 44 satpam ini bukan merupakan karyawan PT.CLIP.

Berita Lainnya  LBH Bandar Lampung: Tunda Pilkada, Keselamatan Warga Diatas Segalanya

Sementara Ardiansyah pengacara ke 44 satpam  mengatakan, sebelum ada putusan dari pemerintah pihaknya telah bertemu dengan pengacara PT. Citra Lestari Indah Perkasa untuk mencari solusi. Namun tak ada kata sepakat dan akhirnya meminta Disnaker untuk menjadi mediator.

Diketahui sebelum kasus ini mencuat, 44 satpam PT. CLIP yang bertugas di perumahan villa citra di pecat secara sepihak. Padahal mereka telah mengabdi puluhuan tahun, anehnya hingga kini perusahaan tidak memberikan surat pemecatan mereka.(sah/san)

berita pilihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  LBH Bandar Lampung: Tunda Pilkada, Keselamatan Warga Diatas Segalanya

berita terkait lainnya