Tuesday, October 27, 2020

Pidato Kenegaraan Jokowi, Demokrasi Dimata Sang Presiden

Most Read

Reklame Menunggak Pajak di Pesawaran Ditertibkan

Radartvnews.com- Badan Pendapatan Daerah Pesawaran didampingi Satuan Polisi Pamong Praja melakukan operasi penertiban sejumlah reklame yang tidak membayar pajak...

Korban Malpraktek, Kepala Puskesmas Way Kandis Akui Kesalahan Pemberian Obat

radartvnews.com -Terkait kasus dugaan kebutaan yang menimpa Elisia Santika, dimana diduga akibat salah pemberian obat , oleh petugas Apoteker...

Pengendara Sepeda Motor Tewas Dihantam Minibus di Jalinsum

Radartvnews.com- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, seorang pengedara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan di desa talang jerambah, Kecamatan...

Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun Sawit

Radartvnews.com- Warga Kotabumi Lampung Utara kembali digegerkan dengan penemuan seorang pria muda bersimbah darah diperkebunan sawit jalan KS Tubun,...

Bingung Cara Hitung Siklus Haid? Coba Pakai Kalkulator Menstruasi

Bagi seorang wanita, menstruasi merupakan siklus bulanan yang biasa terjadi. Sehingga seringkali dianggap tak terlalu penting untuk dikenali lebih...

Sidang Korupsi Alkes Dinkes Provinsi Lampung.

radartvnews.com - Pernyataan penahanan direktur PT. Aji Agung Langgeng Abadi ,  Ardi Priyanto Pangestu   satu dari empat tersangka yang  perkaranya   sedang disidangkan dipengadilan Tipikor...

Radartvnews.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ( HUT ) Kemerdekaan RI ke 75 tahun, di gedung DPR, MPR, DPD.

Pidato Kenegaraan Presiden RI ini juga diikuti para anggota DPRD di Provinsi Lampung  termasuk Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Lampung.

DPRD Lampung mendengarkan pidato kenegaraan Presiden di ruang sidang DPRD Provinsi Lampung. Presiden RI Joko Widodo menyampaikan beberapa hal pada pidatonya. Salah satu isi pidato yang menjadi perhatian yakni saat Jokowi menyampaikan negara Indonesia menganut sistem demokrasi.

Jokowi menyebut , sebagai negara demokrasi maka sudah sepatutnya menjamin kebebasan namun ia meminta kebebasan yang menghargai hak orang lain. Jokowi juga menyebut jangan sampai ada yang merasa paling benar, jangan ada yang merasa paling agamis, serta jangan ada yang merasa paling pancasilais. Jokowi menambahkan bahwa semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak itu hal yang biasanya tidak benar.

Sayangnya, apa yang dilontarkan Jokowi berbanding terbalik dengan fakta dilapangan. Utamanya menyangkut penegakan hukum, banyak influencer pro pemerintah yang bebas bersuara seolah tak tersentuh hukum. Ranah kebhinekaan yang sejak dulu diakui dunia dicabik-cabik. Seolah hanya influencer pro pemerintahlah yang paling demokratsi, paling agamis, paling pancasilais.

Sebaliknya pengkritik  langsung dianggap menebar kebencian antipemerintah dan dipolisikan serta ditangkap  dengan pasal karet undang-undang ITE.

Dalam pidatonya juga, Presiden RI Joko Widodo meminta agar semua pihak saling menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan di momentum peringatan hari Kemerdekaan RI ke 75 tahun.(tim/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Sidang Dijadwalkan 20 November 2020, Penusuk Syekh Ali Jaber Minta Maaf

Radartvnews.com- Tersangka penusukan Syech Ali Jaber, Alfin Andrian dilimpahkan  ke-Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Senin (26/10). Alfin mengaku sudah belajar salat dan menyampaikan permintaan maaf...

berita terkait lainnya