Wednesday, October 28, 2020

Arinal Keluarkan SE Pejabat Dilarang ke Zona Merah

Most Read

SDM Hambat Pengembangan Wisata di Lampung

Radartvnews.com- Untuk memberikan informasi kepada wisatawan baik lokal maupun mancanegara tentang agenda pariwisata tahun 2020, Pemerintah Provinsi...

OPS Zebra Krakatau Sisir Pinggir Kota Bandar Lampung

Radartvnews.com- Hari pertama patroli Operasi Zebra Krakatau, Senin 26 oktober 2020, Satgas Gakkum Ditlantas Polda Lampung menyisir sejumlah wilayah...

Terungkap, Pria Terkapar di Kebun Sawit Dianiaya Rekan Sendiri

Radartvnews.com- Kasus penganiayaan pria yang ditemukan bersimbah darah diperkebunan sawit Jalan KS Tubun, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan,...

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun Sawit

Radartvnews.com- Warga Kotabumi Lampung Utara kembali digegerkan dengan penemuan seorang pria muda bersimbah darah diperkebunan sawit jalan KS Tubun,...

Musancab PDIP Lamteng, 10 Ranting Kembalikan SK & Mundur

Radartvnews.com- 10 dari 12 ranting, Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Seputih Mataram menyerahkan surat pengunduran diri yang...

Radartvnews.com– Covid-19 mulai menyasar kepala daerah dan pejabat di Lampung, Lampung Arinal Djunaidi melakukan tindakan dan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Lampung nomor 900/2421/v.02/2020/ tentang penundaan bepergian pimpinan daerah dan pejabat Pemda ke daerah zona merah.

Dalam surat tersebut Arinal meminta agar para kepala daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga unsur Forkopimda lainnya untuk menunda bepergian dalam rangka tugas maupun urusan lainnya ke daerah zona merah.

Diketahui saat ini daerah zona merah yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan, Surat Edaran yang ia buat itu dilakukan sebagai upaya pengendalian covid-19 di Lampung agar tak semakin meluas. Arinal juga menyatakan bahwa selama ini covid-19 di Lampung diklaim dapat dikendalikan, namun ia melihat muncul kasus positif covid-19 yang mulai mengancam para kepala daerah hingga ASN.

Berita Lainnya  ASN Diimbau Tak Liburan ke Luar Kota

“Saya sudah buat Surat Edaran saya sudah melarang semua pejabat, Bupati, pegawai negeri Forkopimda untuk berpergian ke zona merah, aneh Provinsi kita terkendali covid-19 tapi pejabatnya terkonfirmasi positif,” ujar Arinal Djunaidi.

Diketahui, di Lampung terdapat satu kepala daerah terkonfirmasi positif covid-19 yakni Wakil Bupati Waykanan yang kini telah meninggal dunia. Selain itu, terdapat pula mantan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan yang juga  dinyatakan positif covid-19.(lih/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  Sidang Dijadwalkan 20 November 2020, Penusuk Syekh Ali Jaber Minta Maaf

BERITA TERKINI

Keluarga Tolak Protokoler Pemakaman Jenazah Covid-19, Puluhan Satgas Turun

Radartvnews.com- Keluarga pasien Covid-19 di Bandar Lampung sempat menolak pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19. Pihak keluarga meminta pasien dimandikan, disalatkan dan di makamkan dekat rumah....

berita terkait lainnya