Friday, October 23, 2020

Pemburu Liar Kawasan TNWK Diringkus

Most Read

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Velg Mobil Hilang, Warga Telukbetung Dipaksa Kencingi Al-Quran

Radartvnews.com- Dua warga Telukbetung Selatan, diperiksa Satreskrim Polresta Bandar Lampung (20/10) karena memaksa warga bersumpah dengan mengencingi dan membakar ...

Tukang Service Handphone Tewas Mengenaskan

Radartvnews.com-Tukang service handpone ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan didalam rumahnya di jalan Mayjen Sutioso, Kota Baru, Tanjung Karang Timur...

Gagal Aura Kasih, Muncikari Datangkan Vernita Syabilla

Radartvnews.com- Dua terdakwa mucikari prostitusi artis Meilianita Nur Azi warga Tambora, Jakarta Barat dan Maila Kaisa warga Pemalang, Jawa...

Pabrik Singkong di Demo, Ketua DPRD Akan Pimpin Aksi

Radartvnews.com- Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Petani Singkong Lampung Utara menggeruduk PT Teguh Wibawa Bhakti Persada (TWBP), Rabu...

Dihujat Pembodohan Publik, Chintya Candranaya Ditantang Kadispora

Radartvnews.com- Jagat media sosial akhir-akhir ini ramai setelah pesilat Lampung Chintya Candranaya (23) menuai kontroversi dan viral lantaran aksi...

Radartvnews.com– Satu dari empat pemburu liar, dikawasan hutan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur ditangkap rabu pagi oleh tim gabungan Reskrim Polres Lampung Timur dan polisi kehutanan balai TNWK, Lampung Timur.

Tiga rekanya berhasil lolos dari penangkapan, sementara tersangka Y-U berdalih baru satu kali menjadi pemburu liar.  Dari tangan tersangka petugas mengamankan  34 butir  amunisi aktif jenis kaliber 56 milimeter. “Baru satu kali pak ikut berburu,” kata YU.

AKP Arista Faria Kasat Reskrim Polres Lampung Timurmenjelaskan,untuk memasuki hutan kawasan para tersangka mengunakan sepeda ontel lalu membakar rumput ilalang. Sepekan rumput kembali tumbuh, pemburu liar memanfaatkan kondisi ini untuk memburu satwa dikawasan tersebut.

“Pemburuan liar pertama melakukan pembakaran, setelah itu muncul tunas baru dan satwa datang baru dilakukan pemburuan,” jelas Arista Faria.

Bersama barang bukti, pelaku dijerat pasal berlapis selain undang- undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati dan  undang undang darurat nomor 12 tahun 1951.(din/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Korban Wabah di Gedong Tataan Diobati Gratis

Radartvnews.com- Setelah satu tahun terjangkit wabah gatal – gatal,  akhirnya Pemerintah Daerah Pesawaran menurunkan tim medis ke dusun sumbersari, desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran...

berita terkait lainnya