Tuesday, October 20, 2020

Dipukul dan Kamera Dirampas, Jurnalis Televisi Nasional Lapor Polisi

Most Read

Istri Terpapar Covid-19, Kadishub Diisolasi dan Kantor Dishub Pesawaran Tutup 14 Hari

Radartvnews.com-Pemkab Pesawaran akan meliburkan aktifitas perkantoran di Dinas Perhubungan setempat selama 14 hari terhitung mulai senin 19 oktober 2020. Sekretaris...

Bapas Bandar Lampung Tangani 58 Anak Berhadapan Dengan Hukum

Radartvnews.com- Balai Pemasyarakatan Kelas II Bandar Lampung melaksanakan bimbingan pribadi konseling kepada napi Anak Berurusan Hukum (ABH). Melalui peran...

13 Terkonfirmasi Positif, Total Terpapar Corona di Lampung 1298

Radartvnews.com- Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung kembali bertambah 13 orang pada Minggu (18/10/2020). Total terpapar covid-19 mencapai 1.298...

Tiga Bocah SD Tenggelam di Waduk Kardoyo

Radartvnews.com- Tiga bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar di Bandar Lampung tewas akibat tenggelam waduk...

Bakat Pemain Esport Lampung Siap ke Nasional

Radartvnews.com- Tournament perdana yang di selenggarakan oleh XO Stars Coffee Bersama Navies berlangsung meriah dengan menggandeng Radar Lampung TV...

DPRD Lampung Utara dan Mahasiswa Sepakat Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

Radartvnews.com- Ratusan mahasiswa di Kabupaten Lampung Utara kembali melakukan aksi demo di kantor DPRD setempat (19/10). Mahasiswa yang tergabung dalam...

Radartvnews.com– Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Provinsi Lampung. Kali ini (28/8) korbanya merupakan jurnalis televisi nasional.

Selain perampasan kamera korban juga menerima pukulan saat hendak meliput dan mengklarifikasi kericuhan pertandingan sepakbola Piala Bupati Cup di stadion sukung kelapa tujuh, kecamatan kotabumi selatan, Kabupaten Lampung Utara yang terjadi kamis 27 agustus 2020.

Korban mendapat pukulan dipelipis bagian kanan serta kamera miliknya dirampas oleh panitia penyelenggara bernama Juanda Basri. Setelah bernegosiasi akhirnya kamera milik Ardy dikembalikan

Ardhy Yoehaba mengatakan, dirinya bersama rekan lainnya datang kelokasi untuk mengklarifikasi kerusuhan pertadingan sepak Bola Bupati Cup yang terjadi kamis kemarin. Ardi diarahkan untuk menemui ketua panitia namun bukanya mendapatkan informasi Ardi justru mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakan.

“Saya datang kelokasi untuk konfirmasi terkait kericuhan pertandingan, setelah memperkenalkan diri kepada salah satu pengurus KONI, saya diarahkan untuk mewawancarai ketua panitia, setelah menunggu sekitar 30 menit ketua panitia datang dan sempat berbicara sebentar barulah Juanda Basri, memukul dan menyita kamera saya” jelas Ardy.

Atas kejadian itu Ardhy Yoehaba melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Mapolres Lampung Utara, laporan diterima langsung oleh unit sentra pelayanan (SPKT) dengan nomor laporan polisi : LP / 855 /B / VIII / 2020 / POLDA LAMPUNG / RES L.U.

Berita Lainnya  DPRD Lampung Utara dan Mahasiswa Sepakat Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

 

IJTI Lampung Kecam Aksi Pemukulan dan Perampasan Kamera

IJTI Lampung mengecam kekerasan yang terhadap jurnalis biro SCTV-Indosiar. Ketua IJTI Lampung Hendri Yansah mengatakan, kejadian ini menambah panjang deretan kekerasan terhadap jurnalis di provinsi Lampung, jurnalis dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

” IJTI Lampung sangat mengecam dan mengutuk tindakan pemukulan dan perampasan kamera yang di lakukan oleh ketua panitia pelaksana pertandingan” jelas Hendri Yansah.

Ia menjelaskan, bahwa siapapun yang menghambat ataupun menghalangi kerja jurnalistik seharusnya dikenakan hukuman pidana maksimal dua tahun penjara atau denda Rp500 juta sesuai pasal 18 tentang pers.

Lanjutnya, Hendri mengatakan, dengan kebebasan pers yang dijamin UU akan memunculkan pemerintahan yang baik, bersih, dan bertanggung jawab sehingga masyarakat dapat mengetahui berbagai peristiwa, termasuk kinerja pemerintah.

“Pada dasarnya kebebasan pers bertujuan untuk meningkatkan kualitas demokrasi, yang memungkinkan media massa untuk menyampaikan informasi yang akurat sehingga, memperkuat dan mendukung warga negara untuk berperan di dalam demokrasi itu,” kata dia.(tim/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  DPRD Lampung Utara dan Mahasiswa Sepakat Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

BERITA TERKINI

Pilkada Serentak 2020 , KPI Minta Lembaga Penyiaran Berimbang

Radartvnews.com- Rapat Koordinasi Pengawasan Penyiaran Pemberitaan dan Iklan Kampanye Pilkada Serentak 2020  di Lembaga Penyiaran dibuka langsung ketua KPI Pusat Agus Suprio dan dimoderatori...

berita terkait lainnya