Monday, October 26, 2020

Putus Kekang di Pacuan Wabah (News Trending SEG 1)

Most Read

Reklame Menunggak Pajak di Pesawaran Ditertibkan

Radartvnews.com- Badan Pendapatan Daerah Pesawaran didampingi Satuan Polisi Pamong Praja melakukan operasi penertiban sejumlah reklame yang tidak membayar pajak...

Sekolah Khusus Anak Autis Terbakar

Radartvnews.com- Sebuah bangunan sekolah khusus anak autis di Jalan Gatot Subroto, bandar Lampung Terbakar, jumat malam 23 oktober 2020. Api...

Bingung Cara Hitung Siklus Haid? Coba Pakai Kalkulator Menstruasi

Bagi seorang wanita, menstruasi merupakan siklus bulanan yang biasa terjadi. Sehingga seringkali dianggap tak terlalu penting untuk dikenali lebih...

Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kebun Sawit

Radartvnews.com- Warga Kotabumi Lampung Utara kembali digegerkan dengan penemuan seorang pria muda bersimbah darah diperkebunan sawit jalan KS Tubun,...

Korban Malpraktek, Kepala Puskesmas Way Kandis Akui Kesalahan Pemberian Obat

radartvnews.com -Terkait kasus dugaan kebutaan yang menimpa Elisia Santika, dimana diduga akibat salah pemberian obat , oleh petugas Apoteker...

Pengendara Sepeda Motor Tewas Dihantam Minibus di Jalinsum

Radartvnews.com- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, seorang pengedara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan di desa talang jerambah, Kecamatan...

Putus Kekang di Pacuan Wabah

Kasus terkonfirmasi positif di Lampung kian melonjak. Entah karena negeri ini menyepelekan atau malah kurang berani mengambil langkah drastis.

Manajeman krisis yang berantakan seolah tengah dipertontonkan para petinggi di level pusat dan daerah.

Tak ada kepemimpinan yang tegas menolak setiap hal yang potensial memicu klaster baru. Semua kebijakan serba membebek mengatasnamakan penanganan terpadu.

Sekolah tetap buka, mal yang tetap menggeliat, pasar tradisional yang seolah menantang, destinasi wisata yang tetap sombong, hingga perkantoran yang terus berjalan.

Negeri ini tengah dihukum akibat kekonyolan demi kekonyolan yang dilakukan diawal-awal pandemi. Puja puji digadang demi label tatanan baru, demi kemasan investasi, demi geliat ekonomi.

Ingat! tidak ada normal baru dan ekonomi yang hebat, manakala seisi negeri sakit.

#newstrending #covid19 #beritalampung

Informasi dan Berita Lainnya Simak di Website : https://radartvnews.com
Follow akun twitter kami : @radarlampungtv
Follow akun instagram kami : @radarlampungtv
Follow akun facebook kami : @radartvlampung

source

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERKINI

Sidang Dijadwalkan 20 November 2020, Penusuk Syekh Ali Jaber Minta Maaf

Radartvnews.com- Tersangka penusukan Syech Ali Jaber, Alfin Andrian dilimpahkan  ke-Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Senin (26/10). Alfin mengaku sudah belajar salat dan menyampaikan permintaan maaf...

berita terkait lainnya