Friday, October 23, 2020

Jadi Tersangka Korupsi Fee Proyek, KPK Tahan Eks Kadis PUPR Lampung Selatan

Most Read

Panah Ikan Warga Tewas Tenggelam di Way Rarem

Radartvnews.com- Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara dibantu warga berhasil menemukan jasad Wahtari (51) yang sebelumnya hilang...

Velg Mobil Hilang, Warga Telukbetung Dipaksa Kencingi Al-Quran

Radartvnews.com- Dua warga Telukbetung Selatan, diperiksa Satreskrim Polresta Bandar Lampung (20/10) karena memaksa warga bersumpah dengan mengencingi dan membakar ...

Tukang Service Handphone Tewas Mengenaskan

Radartvnews.com-Tukang service handpone ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan didalam rumahnya di jalan Mayjen Sutioso, Kota Baru, Tanjung Karang Timur...

Gagal Aura Kasih, Muncikari Datangkan Vernita Syabilla

Radartvnews.com- Dua terdakwa mucikari prostitusi artis Meilianita Nur Azi warga Tambora, Jakarta Barat dan Maila Kaisa warga Pemalang, Jawa...

Dihujat Pembodohan Publik, Chintya Candranaya Ditantang Kadispora

Radartvnews.com- Jagat media sosial akhir-akhir ini ramai setelah pesilat Lampung Chintya Candranaya (23) menuai kontroversi dan viral lantaran aksi...

Pabrik Singkong di Demo, Ketua DPRD Akan Pimpin Aksi

Radartvnews.com- Ratusan massa yang tergabung dalam Persatuan Petani Singkong Lampung Utara menggeruduk PT Teguh Wibawa Bhakti Persada (TWBP), Rabu...

Radartvnews.com- Mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan tahun 2016-2017 Hermansyah Hamidi ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI sebagai tersangka kasus suap fee proyek rentetan eks Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan.

PLT juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan ada beberapa poin-poin penting dalam menetapkan Hermasyah sebagai tersangka dalam kasus fee proyek PUPR di Lampung Selatan. KPK telah menemukan bukti yang cukup tentang keterlibatan pihak lain dalam dugaan korupsi.

“Tersangka HH ini memang sebelumnya dulu sebagai Kepala Dinas PUPR Lamsel, periode tahun 2016-2017. Ia bersama-sama dengan terpidana Zainudin Hasan melakukan perbuatan korupsi,” ujarnya.

Berita Lainnya  Dua Oknum Satpol PP Nyabu di Rumdis Bupati Lampung Utara

Hermansyah Hamidi dan Syahroni eks Kabid PUPR diperintahkan Zainudin Hasan untuk meminta fee proyek kepada rekanan. Sayhroni membentuk tim dan meminta fee proyek kepada rekanan dengan total mencapai Rp72 miliar.

Adapun besaran dana diterima pokja 0,5-0,75 pesen, untuk bupati 15 persen, untuk Kepala Dinas 20 persen. Hermansyah Hamidi ditahan selama 20 hari kedepan di rumah tahanan kpk dijalan kuningan persada, Jakarta Selatan terhitung mulai 24 september 2020.(lds/san)

berita menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Berita Lainnya  KPK Periksa Enam Saksi Kasus Mustafa

BERITA TERKINI

Korban Wabah di Gedong Tataan Diobati Gratis

Radartvnews.com- Setelah satu tahun terjangkit wabah gatal – gatal,  akhirnya Pemerintah Daerah Pesawaran menurunkan tim medis ke dusun sumbersari, desa Cipadang, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran...

berita terkait lainnya